JPNN.com

Personel Pos Pengamat Flores Timur Memang Patut Diacungi Jempol

Jumat, 29 Mei 2020 – 09:30 WIB
Personel Pos Pengamat Flores Timur Memang Patut Diacungi Jempol - JPNN.com
Komandan Posmat Flores Timur Serka Mes Muhammad Sangidun bersama personelnya membagikan sembako kepada masyarakat di TPI Kabupaten Flores Timur, Sabtu (23/5). Foto: Dispen Koarmada II

jpnn.com, FLORES TIMUR - Personel Pos Pengamat (Posmat) Flores Timur, yang berada di bawah komando Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Maumere di jajaran Koarmada II, peduli dengan dampak pandemi Covid-19 yang dialami oleh masyarakat pesisir/nelayan.

Oleh karena itu, posmat yang dikomandani oleh Serka Mes Muhammad Sangidun ini, membagikan sembako kepada masyarakat di Desa Pesisir Flores Timur bertempat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kabupaten Flores Timur pada Sabtu (23/5).

“Hal ini merupakan bentuk kepedulian kami (Posmat) kepada masyarakat sekitar, dan merupakan aplikasi dari perintah Pangkoarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto kepada jajarannya melalui Komandan Lanal Maumere, untuk selalu memperhatikan keadaan rakyat di sekeliling akibat pandemi Covid-19,” ujar Sangidun.

Rasa kepedulian dan kemanusiaan para personel Posmat Flores Timur memang patut diacungi jempol. Berdasarkan pengakuan Sangidun, sembako yang mereka bagikan kepada nelayan berasal dari kocek pribadi mereka yang dikumpulkan secara ikhlas dan sukarela.

Berkat kepedulian mereka yang tinggi, tidak heran jika masyarakat dan nelayan di Flores Timur menaruh kepercayaan besar kepada Sangidun dan anggotanya. Hal ini dibuktikan dengan kerelaan para nelayan dan masyarakat di sana menyerahkan 4 pucuk senjata rakitan sisa konflik dengan kampung Tiang Bunga, dengan harapan agar ke depannya tidak terjadi konflik lagi  antardesa.

Personel Pos Pengamat Flores Timur Memang Patut Diacungi Jempol

Masyarakat secara sukarela menyerahkan senjata kepada Komandan Posmat Flores Timur. Foto: Dispen Koarmada II

Sangidun  juga menambahkan, selain 4 pucuk senjata, sebanyak  8 botol bahan peledak bom ikan dan 12 buah detonator, juga diserahkan oleh warga secara sukarela kepada mereka. Warga menyatakan berhenti dan tidak melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bom ikan lagi.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
fri