Personel TNI Zero Growth

Porsi Anggaran Non Pegawai Ditingkatkan

Personel TNI Zero Growth
Personel TNI Zero Growth
JAKARTA - Pemerintah secara bertahap akan memperbesar porsi anggaran pengadaan dan pemeliharaan alat utama sistem senjata (alutsista) dibanding belanja rutin pegawai. Penambahan anggaran pertahanan bisa difokuskan ke belanja non pegawai, karena pemerintah menempuh kebijakan zero growth untuk personel TNI. Langkah tersebut diharapkan bisa memenuhi kebutuhan pokok minimal pertahananan pada 2014 mendatang.

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengungkapkan hal tersebut usai rapat terbatas bidang pertahanan di Kantor Kemhan, Jakarta, kemarin. Rapat yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut dihadiri antara lain Menko Polhukam Djoko Suyanto, Panglima TNI Djoko Santoso, serta tiga kepala staf angkatan.

"Jadi kalau sekarang komposisinya 50-50, ke depan belanja pegawai dan non pemeliharaan menurun. Ini bisa karena ada kebijakan zero growth," kata Purnomo. Dengan kebijakan zero growth, personel yang direkrut akan sama dengan yang memasuki masa pensiun.

Purnomo mengatakan, pemerintah anggaran pertahanan juga akan ditingkatkan dari tahun ke tahun. Saat ini, kata Purnomo, anggaran pertahanan baru mencapai 0,9 persen Produk Domestik Bruto (PDB). Pada 2014, diharapkan menjadi 1,2-1,5 persen PDB. Anggaran pertahanan 2010 saat ini mencapai sekitar Rp 40 triliun.

JAKARTA - Pemerintah secara bertahap akan memperbesar porsi anggaran pengadaan dan pemeliharaan alat utama sistem senjata (alutsista) dibanding belanja

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News