Kamis, 22 November 2018 – 18:13 WIB

Pimpin FPDIP, Peran Puan Semakin Kuat

Sabtu, 05 Februari 2011 – 05:35 WIB
Pimpin FPDIP, Peran Puan Semakin Kuat - JPNN.COM

JAKARTA - Puan Maharani semakin diberi panggung besar. Putri pasangan Megawati-Taufik Kiemas itu sebentar lagi akan menjabat ketua Fraksi PDIP di DPR. Kursi itu akan sangat strategis untuk mengedalikan suara 94 politisi partai tersebut di Senayan.

Jabatan ketua fraksi saat ini dirangkap Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo. "SK resminya dalam proses finalisasi. Dalam pengertian ini nanti akan disahkan dulu dalam sebuah rapat pleno DPP partai," kata Wasekjen Bidang Program DPP PDIP Achmad Basarah di Jakarta, Jumat (4/2).

Menurut dia, sudah ada pembicaraan informal antara Tjahjo Kumolo dengan Puan Maharani. Pada prinsipnya, ungkap Basarah, Tjahjo Kumolo merasa intensitas kesibukannya sebagai Sekjen sudah sangat tinggi. Sehingga, Tjahjo merasa perlu membagi tanggungjawab dengan melepas kepemimpinan fraksi kepada kader terbaik PDIP. "Nah, menurut Mas Tjahjo, kader yang mumpuni memimpin fraksi itu Mbak Puan," ujar Basarah.

Seluruh fungsionaris DPP dan fraksi di DPR, sebut Basarah, menyambut positif gagasan menjadikan Puan Maharani sebagai ketua fraksi. Dia menambahkan, sejak dilantik menjadi Sekjen dalam Kongres DPP PDIP di Bali, April lalu, Tjahjo sudah merencanakan akan melepas posisi ketua fraksi. "Kebetulan sekarang momentumnya," kata anggota Komisi III DPR, itu.
 
Dengan didapuk menjadi ketua fraksi, Puan Maharani tampaknya memang benar-benar tengah dipersiapkan sebagai "The Next Megawati". Berbagai upaya untuk meng-upgrade Puan sebenarnya sudah mulai intensif dalam beberapa tahun belakangan ini. Di jajaran DPP PDIP periode lalu, Puan sudah dipercaya menjabat Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan.
 
Puan juga kerap diberi tugas menjadi ketua panitia dalam berbagai agenda strategis internal partai, seperti Rakernas dan peringatan ulang tahun partai. Acara Kongres III  PDIP di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, April 2010, lalu, Puan ditunjuk menjadi Ketua Panitia Kongres.
 
Pasca kongres, sarjana komunikasi Universitas Indonesia kelahiran 6 September 1973 itu didapuk menjadi Ketua DPP PDIP Bidang Politik dan Hubungan antar Lembaga. Lantas bagaimana komentar Puan terkait penunjukannya ini? Berikut petikan lengkap wawancaranya;
 

Selamat atas penugasan baru selaku Ketua Fraksi?

Selamat Gong Xi Fa Cai (lantas tertawa). Sampai saat ini belum ada rapat pleno partai yang memutuskan ada penggantian ketua fraksi.
 
Tapi, sudah ada pembicaraan dengan Ketua Fraksi PDIP di DPR yang juga Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo mengenai pelimpahan posisi ketua fraksi?
 
Pak Tjahjo memang sudah menyampaikan ingin berkonsentrasi mengurus partai. Aku sih ditempatkan di mana saja siap.

Apakah nanti anda tetap merangkap posisi Ketua DPP PDIP Bidang Politik dan Hubungan Antar lembaga?
 
Untuk struktur DPP tidak ada perubahan. Ini hanya perubahan pimpinan fraksi di DPR. Aku sendiri merasa keduanya bisa sinergis. Tapi, memang berjalan atau tidak berjalannya roda partai itu sangat tergantung sekjen. Ini agak spesial. Jadi, sebaiknya Sekjen lebih fokus pada partai untuk menyiapkan konsolidasi internal partai menjelang 2014.
 
Seberapa besar peran orangtua, yakni Megawati dan Taufik Kiemas di balik penugasan ini?
 
Pada akhirnya semuanya kesepakatan pleno partai. Maksudnya ini bukan keinginan atau dorongan dari orang perorang. Melainkan benar-benar untuk  mencari solusi penempatan posisi yang terbaik agar masing -masing bisa fokus pada kinerjanya.
 
Setelah resmi dilantik sebagai ketua fraksi nanti apa prioritas agenda ke depan?
 
Yang pasti mengkonsolidasikan fraksi dan partai supaya program dan kerja yang ada bisa bersinergi. Saya ingin PDIP, baik di fraksi, maupun struktur DPP bisa lebih solid dari hari ini.
 
Bagaimana pola relasi dengan kubu koalisi pemerintah yang ingin anda bangun di DPR?
 
Kita ingin selalu berkomunikasi dan bersilaturahmi. Namanya komunikasi politik kan tetap harus dibuka.
 
Banyak spekulasi ini bagian dari proses untuk melapangkan jalan anda menuju 2014, terutama pilpres?
 
Waduh, amin, amin. Aku nggak mau berspekulasi dan berandai "andai. Apapun tugas yang diberikan, insyaallah bisa dilaksanakan dengan sebaik "baiknya. Biarlah dinamika politik berbicara apa. Kita sama "sama lihat saja nanti pada waktunya.
 
Siap menjadi capres atau cawapres?

Apapun tugasnya harus siaplah. (pri)
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar