PLN Tanam 1.800 Pohon dan Dorong Pemanfaatan Electrifying Agriculture di Sumbar

PLN Tanam 1.800 Pohon dan Dorong Pemanfaatan Electrifying Agriculture di Sumbar
PLN menggelar penanaman 1.800 pohon secara simbolis di lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Masang II di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Foto dok PLN

jpnn.com, SUMATERA BARAT - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus berupaya dalam mengurangi emisi global.

Di Sumatera Barat, PLN menanam 1.800 pohon secara simbolis di lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Masang II di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Pelaksanaan Hari Bumi 2022 tersebut dihadiri Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Unit Induk Wilayah Sumatera Barat, Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah dan UIKL Sumatera Bagian Selatan.

Executive Vice President Health, Safety, Security, and Environment (EVP HSSE), Komang Parmita menjelaskan penanaman pohon juga bertujuan memastikan kontinuitas debit air, sekaligus meminimalkan sedimentasi di daerah tangkapan air PLTA Masang II.

Pohon yang ditanam di kawasan pembangkit listrik energi baru terbarukan itu termasuk jenis produksi, sebanyak 1.200 pohon. Sedangkan sisanya merupakan pohon pelindung.

Diharapkan penanaman pohon itu juga berdampak meningkatkan penghasilan masyarakat sekitar.

Penanaman pohon juga bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan yang dijalankan oleh PLN. Menurut Komang, PLN juga berkomitmen mengembangkan energi hijau di Sumatera Barat.

Salah satunya dengan pembangunan PLTA Masang II berkapasitas 2x22 megawatt (MW) di lahan seluas 89,7 hektare. PLTA itu mulai dibangun pada 2023 dan ditargetkan beroperasi pada 2027.

PLN mengajak petani tebu di Bukittinggi beralih ke listrik PLN untuk meningkatkan produktivitas.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News