Politikus PDIP: JK Jangan Banyak Bicara yang Aneh-Aneh

Politikus PDIP: JK Jangan Banyak Bicara yang Aneh-Aneh
Wapres Jusuf Kalla (ketiga kiri) memotong kue disaksikan Ibu Mufidah Jusuf Kalla (kedua kiri) dan Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan (kiri) ketika HUT Jusuf Kalla di Jakarta, Senin (15/5). HUT ke-75 itu diselenggarakan dengan sederhana yang dihadiri keluarga serta para sahabat. FOTO: MIFTAHULHAYAT/JAWA POS

jpnn.com, JAKARTA - Darmadi Durianto meminta Wakil Presiden Jusuf Kalla berjalan seirama dengan Presiden Joko Widodo dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraan.

"JK harus ikut arahan dan kebijakan presiden, tidak boleh berjalan sendiri-sendiri," kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu, Selasa (16/5).

Darmadi menambahkan, pria yang karib disapa JK itu tak boleh memiliki agenda yang berseberangan dengan Jokowi.

"Mereka satu kesatuan. Harus satu jiwa, satu roh, satu visi misi. Kami ingatkan JK agar selalu ikut visi misi presiden," ungkap bendahara Megawati Institute itu.

Menurut Darmadi, tugas JK adalah membantu presiden.

"Kan sudah sumpah untuk menjalankan UUD dengan selurus-lurusnya serta  membantu presiden untuk mengamalkan Pancasila, UUD, merawat kebinekaan dan menjaga NKRI," ujar Darmadi.

Darmadi juga mengingatkan JK agar tidak sembarangan mengumbar pernyataan yang terlihat berseberangan dengan Jokowi.

"JK jangan terlalu banyak bicara atau berkomentar yang sensitif atau yang aneh-aneh karena JK adalah negarawan dan panutan bangsa ini," paparnya. (boy/jpnn)


Darmadi Durianto meminta Wakil Presiden Jusuf Kalla berjalan seirama dengan Presiden Joko Widodo dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraan.


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News