Posisi Menteri BUMN Kerap jadi Incaran, Shujahri Berkomentar Begini

Posisi Menteri BUMN Kerap jadi Incaran, Shujahri Berkomentar Begini
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Suropati Syndicate M Shujahri menilai munculnya wacana tentang buruknya kinerja Erick Thohir di Kementerian BUMN, untuk memanaskan isu reshuffle kabinet Jokowi-Amin, yang santer terdengar pascapergantian panglima TNI.

Shujahri mengatakan banyaknya kelompok kepentingan yang menyasar posisi Menteri BUMN, tidak akan mudah terealisasi.

"Menggugat kursi BUMN itu hal sulit karena kondisi pandemi memaksa negara untuk memilih figur yang betul-betul kompeten untuk memimpin Kementerian BUMN bukan sekedar membagi kue kekuasaaan di dalam kabinet," ujar Shujahri dalam keterangan tertulisnya.

?Di samping itu, banyak pihak yang selalu mengaitkan aktivitas bisnis keluarga Erick Thohir, yang seringkali dituding memanfaatkan BUMN untuk memperkaya diri dan memperluas jejaring bisnis.

Padahal, ungkap Shujahri, entitas bisnis keluarga Thohir tidak bertambah hingga saat ini.

"Hingga kini belum ada data yang betul-betul valid membuktikan hal tersebut, bukan berarti tidak mengapresiasi isu yang didorong oleh kelompok tersebut, namun kesannya isu tersebut lebih mengarah pada isu kebencian pribadi," ungkap Shujahri.

Dari rangkaian tuduhan tersebut, menurut Shujahri, hal ini menunjukkan Erick bukan seorang politisi yang pandai memainkan power sharing untuk menjaga kelompok kepentingan agar tidak membencinya.

"Dari tuduhan pembagian kursi jabatan BUMN hingga isu pemafaatan BUMN untuk kepentingan pribadi. Kalau Erick Thohir seorang politisi, saya yakin semua pihak yang selama ini dianggap diberi jabatan di BUMN, pasti akan ramai-ramai membelanya," kata Shujahri.(chi/jpnn)

Banyak pihak yang selalu mengaitkan aktivitas bisnis keluarga Erick Thohir, yang seringkali dituding memanfaatkan BUMN untuk memperkaya diri dan memperluas jejaring bisnis.


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News