Posisi Tasdik saat Itu Begitu Dekat dengan Pelaku Bom Kampung Melayu

Posisi Tasdik saat Itu Begitu Dekat dengan Pelaku Bom Kampung Melayu
Petugas kepolisian Inafis dan Puslabfor melakukan indentifikasi mayat korban ledakan bom di terminal Kampung Melayu, Jakarta, Kamis (25/5/2017). Foto: HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS

Yakni Susi di rawat di ruang 708. Ketika Nono datang Susi sedang tertidur pulas. Tubuh Susi terlihat sangat lemas. Tidak mau mengganggu istriahat dirinya bergegas meninggalkan lokasi.

Nono menjelaskan upaya dalam memerangi terorisme harus ditingkatkan. Aparat penegak hukum lainnya harus dilibatkan. Tidak hanya anggota kepolisian saja. Melainkan pihak TNI.

Sebab diakuinya kemampuan anggota polri terbatas. Sehingga perlu adanya bantuan. Dan Keterlibatan TNI dalam hal ini dinilai sangat tepat.

"Selain itu undang - undang terhadap terorisme akan direvisi. Seperti tindakan preventifnya lebih banyak. Kemudian pelibatan komponen yang harus dilipatkan. Misalnya TNI. Karena payung hukum sangat diperlukan. Seperti kata presiden. Ataupun yang dikatakan panglima TNI jangan undang - undang ini membuat nyaman para teroris," ucapnya. (ian)


Tasdik Saputra masih terlihat lemah, terbaring di ruang 709 Rumah Sakit Budhi Asih, Kramat Jati, Jakarta Timur.


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News