Presiden Jawa

Oleh: Dhimam Abror Djuraid

Presiden Jawa
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Ilustrasi. Foto: Ricardo/JPNN.com.

jpnn.com - Menteri Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) memantik isu kontroversial lagi. 

Dalam wawancara dengan Rocky Gerung, Luhut mengatakan bahwa kalau bukan orang Jawa sebaiknya tidak usah memaksa mencalonkan diri menjadi presiden.

LBP menjawab pertanyaan Rocky mengenai keinginan untuk menjadi Presiden Indonesia

LBP kemudian menjelaskan bahwa dia menyadari bahwa dia tidak berasal dari etnis Jawa dan mempunyai agama yang bukan Islam. 

Etnis LBP yang Batak dan agamanya yang Protestan disebutnya sebagai ‘’dobel minoritas’’ yang tidak memungkinkannya menjadi presiden.

Pernyataan ini langsung disambar oleh politikus PDI Hendrawan Supratikno yang menganggap pernyataan itu tendensius dan kurang bijak. 

Menurut Hendrawan, persoalan soal suku sudah harus ditinggalkan dalam konteks kebangsaan.

Kekhawatiran Luhut itu, kata Hendrawan, seharusnya menjadi tantangan yang dihadapi bersama dalam menjalankan program dan literasi politik, serta membangun keadaban demokrasi.

Dalam wawancara dengan Rocky Gerung, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan kalau bukan orang Jawa sebaiknya tidak usah memaksa mencalonkan diri menjadi presiden.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News