Ratusan Artefak Mesir Ditemukan di Sydney

Artefak-artefak itu disimpan oleh ibunda Beattie, Margaret St Vincent.
Barang-barang itu diwariskan suaminya, yang juga bernama John Basil St. Vincent Welch, yang mewarisi barang antik itu setelah kematian ayahnya.
Namun kondisi kesehatan Margaret memaksanya pindah ke fasilitas perawatan lansia. Rumahnya pun dijual untuk membantu biaya perawatannya.
Saat membersihkan rumah itulah, Beattie mendapat tugas untuk menangani satu kotak berisi barang-barang antik dari Mesir.
"Kotaknya besar. Kotak itu sudah tergeletak di beranda tertutup di atas lemari. Kami memikirkan apa yang akan kami lakukan?"
Berusia ribuan tahun
Anggota keluarga menyarankan barang-barang tersebut disumbangkan ke Universitas Sydney. Baik John Basil sang ayah maupun sang anak, keduanya pernah menuntut ilmu di sana.
Arkeolog di universitas itu, Candace Richards, sangat senangan mengetahui keberadaan koleksi ini.
"Saya senang, bingung dan penasaran dengan apa yang ada di rumah ini," kata Richards.
- Dunia Hari Ini: Israel Berlakukan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan
- Dunia Hari Ini: Amerika Serikat Sepakat untuk Membangun Kembali Ukraina
- Dunia Hari Ini: Pakistan Tuding India Rencanakan Serangan Militer ke Negaranya
- Dunia Hari Ini: PM Terpilih Kanada Minta Waspadai Ancaman AS
- Dunia Hari Ini: Sebuah Mobil Tabrak Festival di Kanada, 11 Orang Tewas
- Dunia Hari Ini: Siswa SMA Prancis Ditangkap Setelah Menikam Teman Sekelasnya