Minggu, 18 November 2018 – 02:49 WIB

Rianti Cartwright Manisnya Bisnis Kue Cherry

Senin, 17 Februari 2014 – 06:32 WIB
Rianti Cartwright Manisnya Bisnis Kue Cherry - JPNN.COM

Rianti Cartwright. Foto: JPNN.com

JIWA bisnis Rianti Cartwright semakin terasah. Dua tahun mengelola Bale-Bale Spa khusus perempuan, istri Cas Alfonso itu membuka kafe, Frangipani.

”Kita bikin kafe kecil untuk menampung pria-pria yang menunggu istri mereka atau pasangan mereka yang lagi spa,” kata Rianti seperti yang dilansir INDOPOS (JPNN Group), Senin (17/2).

Kafe yang dikelolanya bersama Viola Ginex dan Belinda Astrela itu tak seberapa luas. Tetapi perempuan kelahiran Bandung, 22 September 1983 itu membuatnya terkesan cozy dan homy. Di dinding terpajang foto-fotonya bersama kedua temannya itu semasa di Jerman. ”Pokoknya suasananya rumahan banget,” katanya lalu tersenyum.

Baru beberapa bulan beroperasi, Frangipani diakuinya sudah punya banyak pelanggan. Menu andalannya, cherry crumble. Serupa dengan pie, crumble berisi selai buah seperti apel, plum, blueberry, dan cherry. ”Cherry crumble yang paling laku. Semacam pie, isinya cherry. Asalnya dari Jerman. Itu banyak banget yang suka, especially wanita hamil,” ungkapnya.

Ide menjual crumble rupanya datang dari Cas. Suatu hari, pria berdarah Batak itu dibuatkan crumble oleh sahabatnya. Ingin menikmati kelezatannya lagi, pasangan yang menikah di New York, Amerika Serikat, 17 September 2010 itu mencoba membuatnya sendiri di rumah. ”Terus coba jual di kafe, ternyata banyak yang suka,” tuturnya.

Rianti mendapatkan resepnya dari neneknya Viola, yang tinggal di Jerman. Sejauh ini, hanya dia, Viola, dan Belinda yang tahu resepnya. Jadi, mereka harus turun langsung dalam produksinya. ”Pulang syuting atau kerja, aku ikut bantuin bikin. Makanya, agak kewalahan,” terang pemeran Aisah dalam film Ayat-Ayat Cinta (2007) itu.

Hampir semua bahan baku masih diimpor. Makanya, harga jualnya pun tidak bisa dibilang murah. Sepotong cherry crumble dihargai Rp 28 ribu, dan Rp 450 ribu untuk seloyangnya. ”Bahan-bahannya masih diimpor. Mentega, vanila, tepung, harganya masih mahal," pungkas Rianti. (ash)

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar