JPNN.com

Ritual Kuda Kepang Berakhir Tragis, Wanita Tewas Ditikam, Pelaku Kritis Diamuk Massa

Sabtu, 07 Desember 2019 – 16:13 WIB Ritual Kuda Kepang Berakhir Tragis, Wanita Tewas Ditikam, Pelaku Kritis Diamuk Massa - JPNN.com
Sejumlah warga melayat jenazah Lisnawati dikediaman rumah duka di Lingkungan 7, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Maleran. Foto: batara/SUMUT POS

jpnn.com, MEDAN - Acara ritual kuda kepang di Lingkungan 7, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Medan, Sumatera Utara, Kamis (5/12) pukul 23.30 WIB, berakhir tragis. Seorang wanita Lisnawati, 45, tewas ditikam dan pelakunya, Warsidi, 35, sekarat diamuk massa.

Informasi diperoleh menyebutkan, malam itu Warsidi bersama teman – temannya melakukan kegiatan ritual kudang kepang di teras rumahnya.

Tetangga merasa terganggu dengan aktivitas kudang kepang tersebut, lantas, tetangga menegur Warsidi selaku pemilik rumah. Namun, teguran tetangga tidak dihiraukannya.

Berselang itu, tiba – tiba atap seng rumah Warsidi dilempar batu. Dari situ, Warsidi emosi mendatangi kerumunan warga, akibatnya terjadi pertengkaran mulut antara Warsidi dengan warga lainnya.

Akibatnya, suasana makin panas, membuat Warsidi bersama adiknya, Bagus berkelahi dengan beberapa pemuda di lingkungan rumahnya.

Tak disangka, seorang wanita diketahui aktif di PKK dan Karang Taruna mencoba melerai perkelahian itu. Nahas, Lisnawati berada di tengah-tengah keributan itu ditikam oleh Warsidi. Wanita itu mengalami luka tikaman di perut dan kepala terjatuh.

“Ibu itu mau melerai, rupanya pelaku (Warsidi) menikam ibu (Lisnaswati) itu hingga jatuh. Warga langsung membawa ibu itu ke rumah sakit, sampai di rumah sakit meninggal,” cerita warga di lokasi.

Aksi pelaku mengundang emosi warga, Warsidi menjadi amukan warga. Bapak anak lima itu sekarat dipukuli, begitu juga adiknya Bagus diamankan warga yang turut terlibat dalam penikaman tersebut.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...