RUU Pornografi Diperkirakan Molor

RUU Pornografi Diperkirakan Molor
RUU Pornografi Diperkirakan Molor
Menurutnya, harus ada hasil yang dicapai dalam pembahasan RUU Pornografi ini. Sebab, masyarakat sudah lama menunggu hasil keputusannya. Selain itu, peraturan ini diyakini mampu menyelamatkan moral bangsa ke depan. "Harus ada keputusan politik, yaitu voting, kenapa harus takut?," tegasnya mantap.

Mengenai RUU Pornografi, lanjutnya, pihak Panitia Kerja (Panja) DPR telah membahasnya dengan pemerintah. Hasilnya, pemerintah memberikan apresiasi berupa dukungan melalui Menkumham, Depag, Kementrian Perempuan, dan Menkominfo. "Di AS saja ada dua departemen yang mengawasi tentang pornografi (Departemen HAM dan Komisi Pornografi). Sedangkan di Turki yang katanya negara Islam sekuler, ada dua departemen yang mengawasi tentang pornografi, yaitu Departemen Agama dan Departemen Kepolisian," ucapnya.

Ia melanjutkan, tim teknis RUU Pornografi besok (Sabtu, 20/9) akan mulai melakukan uji publik di empat provinsi. Tahapan ini untuk menyempurnakan 5 bab dan 44 pasal baru guna menggantikan 82 pasal dalam RUU Pornografi lama.Keempat provinsi yang akan dikunjungi tim teknis RUU Pornografi adalah Provinsi Maluku, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan DKI Jakarta. "Sekarang sedang menuju tim teknis, yang bertugas  melakukan uji publik di empat provinsi," sebut Balkan.(eyd)

JAKARTA - Pengesahaan RUU Pornografi diperkirakan akan tertunda akibat tarik ulur dalam proses pengesahan yang berlangsung sengit. Karena itu, tahapan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News