Sambut Tahun Baru Islam, Menpora Lepas Pawai Obor Kebangsaan

Sambut Tahun Baru Islam, Menpora Lepas Pawai Obor Kebangsaan
Menpora Imam Nahrawi pada acara pelepasan pawai obor kebangsaan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 2018 di Halteng, Maluku Utara. Foto: Humas Kemenpora

jpnn.com, HALMAHERA TENGAH - Menpora Imam Nahrawi melanjutkan rangkaian kegiatannya di Maluku Utara setelah Hari Olahraga Nasional (Haornas) dengan memperingati sekaligus melepas pawai obor kebangsaan, di Pendopo Bupati Halmahera Tengah (Halteng), Senin (10/9) malam. Pawai obor ini digelar menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1440 H.

Pelepasan pawai obor kebangsaan ini ditandai dengan penyalahan api obor oleh Menpora. Usai penyalahan api obor, perwakilan dari TNI membawa api obor yang diikuti oleh puluhan peserta yang merupakan remaja dan anak-anak di Kabupaten Halmahera Tengah yang berjalan mengelilingi Kota Weda sepanjang 1 km yang start dan finish di Pendopo Bupati Halmahera Tengah.

“Malam ini (tadi malam, red) semua bersama-sama merayakan 1 Muharram 1440 H dengan bersalawat dan menggelar pawai obor kebangsaan. Hal ini bertanda bahwa kita sebagai umat Islam betul-betul mengagumi sekaligus mencintai Allah SWT. Api obor yang dipakai menyulut ini pun berasal dari api abadi yang digunakan daam pawai obor Asian Para Games,” ucapnya.

Imam menegaskan obor yang disulut dan dibawa keliling memperingati tahun baru Islam tersebut bukan sekadar api yang menyala. Tapi, ada filosofi kenapa ada pembakaran obor di perayaan tahun baru Islam ini.

“Obor yang dipegang dan dibawa keliling dalam pawai bukan semata-mata obor. Tapi saat obor itu menyala maka itu adalah semangat. Bahwa semangat kalian harus berkobar sampai kapan pun. Semangat untuk meraih cita-cita, semangat untuk belajar, semangat untuk mewujudkan prestasi tertinggi dan semangat untuk mencari ridho Allah," tandas Imam.(dkk/adv/jpnn)


Menpora Imam Nahrawi menyambut tahun baru Islam dengan melepas pawai obor kebangsaan, di Pendopo Bupati Halmahera Tengah, Senin (10/9) malam.


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News