Saudi Terpojok, Intel Turki Klaim Rekam Pembunuhan Khashoggi

Saudi Terpojok, Intel Turki Klaim Rekam Pembunuhan Khashoggi
Jamal Khashoggi, jurnalis yang hilang di Istanbul, Turki. Foto: BBC

Namun, fakta lain muncul kemarin. Pemerintah Turki mengaku punya bukti pembunuhan berencana terhadap Khashoggi. Intelijen AS dan Turki memaparkan kepada Washington Post bahwa rekaman audio dan video Khashoggi pada hari nahas itu ada.

"Anda bisa mendengar suaranya (Khashoggi, Red) dan suara pria lain bercakap-cakap dalam bahasa Arab. Anda bisa mendengar dia diinterogasi, disiksa, lantas dibunuh." Demikian bunyi pernyataan tertulis intelijen.

CEO Global Security Group David Katz menyatakan bahwa klaim intelijen AS dan Turki itu sangat mungkin memang benar. Intelijen Turki bisa jadi sudah memasang penyadap atau alat perekam khusus di gedung konsulat tersebut tanpa sepengetahuan Saudi.

"Anda tidak membutuhkan hasil forensik lagi jika memiliki bukti (rekaman)," tegasnya. (sha/c10/hep)


Misteri keberadaan Jamal Khashoggi berdampak besar bagi Arab Saudi. Desakan Turki dan Amerika Serikat membuat Negeri Petrodolar itu kian terpojok


Redaktur & Reporter : Adil

Sumber Jawa Pos

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News