JPNN.com

Sebentar Lagi Lebaran, Semoga Seluruh BLT Dana Desa Tersalurkan

Jumat, 15 Mei 2020 – 22:18 WIB Sebentar Lagi Lebaran, Semoga Seluruh BLT Dana Desa Tersalurkan - JPNN.com
Wamendes PDTT Budi Arie. Foto: dok pribadi for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi menyatakan bahwa bantuan langsung tunai  (BLT)  dana desa harus segera disalurkan dan dibagikan kepada warga yang berhak sebelum Hari Raya Idulfitri.

Menurutnya, sejauh ini tingkat penyaluran BLT dari dana desa masih rendah. Sebab, baru 11 ribu desa atau 14,6 persen yang menyalurkan BLT dana desa.

“Baru sekitar 1, 1 juta KPM (Keluarga Penerima Manfaat, red, padahal dana yang sudah ditransfer ke rekening desa mencapai  Rp 20,5 triliun. Angka ini masih sangat  rendah sekali," ujar Budi dalam konferensi video bertitel Menuju Penyaluran BLT Dana Desa 100% bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Jumat (15/5).

Sebentar Lagi Lebaran, Semoga Seluruh BLT Dana Desa Tersalurkan
Konferensi video bertema Menuju Penyaluran BLT Dana Desa 100%, Jumat (15/5). Foto: Kemendes PDTT

Konferensi video itu juga diikuti Kepala Dinas PPMD Jawa Timur Mohamad Yasin, Bupati Tenggralek Mochamad Nur Arifin, Bupati Bangkalan Makmun Ibnu Fuad, serta para perangkat daerah lainnya, Jumat (15/5).

Dalam konferensi video itu Budi menegaskan bahwa prinsip utama Dana Desa adalah sebagai instrumen distribusi keadilan. "Di waktu yang tersisa kita sama- sama bekerja keras bergotong royong agar seluruh warga desa yang berhak menerima BLT Dana Desa bisa merayakan hari raya Lebaran dengan penuh kegembiraan,” tuturnya.

Budi juga mengharapkan kabupaten-kabupaten di Jatim bisa mencontoh Trenggalek yang telah menyalurkan seluruh BLT Dana Desa. Mantan aktivis mahasiswa itu mendorong rencana penyaluran BLT Dana Desa bisa dieksekusi seluruhnya.

"Jika diperlukan harus ada diskresi terobosan dan kreatif untuk mempercepat proses penyaluran itu, tetapi  prinsip-prinsip akuntabilitas dan transparansi tetap harus diutamakan.  Jangan biarkan warga desa menunggu," pungkas Budi.(eno/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
ara