Sebut Media Lebih Suka Clinton, Trump Bikin Berita Sendiri

Belakangan, kubu Trump memang selalu mengeluhkan media Amerika Serikat (AS) yang menurut mereka berpihak kepada Clinton. Karena itu, mereka sengaja melahirkan tayangan tandingan. Sebagian masyarakat Negeri Paman Sam menyebut Trump Tower Live itu sebagai TV Trump. Ada juga yang menyebut tayangan itu sebagai rintisan stasiun televisi terbaru suami Melania Knauss tersebut.
Tapi, Sims menegaskan bahwa Trump Tower Live hanya bersifat sementara. Yakni, menjadikan Trump pemenang dalam pemilihan presiden (pilpres) AS awal bulan depan. Dia menambahkan, masa tayang program khusus itu bakal berakhir pada 7 November malam, menjelang pemilihan. ”Kami hanya ingin melawan kecurangan media lewat media yang kami buat sendiri,” ujarnya. (afp/reuters/cnn/hep/c11/any/jpnn)
WASHINGTON - Calon presiden (capres) AS dari Partai Republik, Donald Trump berusaha memanfaatkan dua pekan terakhir sebelum pemilihan pada 8 November,
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Balas Dendam, Pakistan Tembak Jatuh 5 Jet Tempur India
- Keluarga Diktator Filipina Ferdinand Marcos Dilaporkan Terkait Transaksi Emas 350 Ton
- Donald Trump Sebut Industri Film di AS Sekarat
- Trump Tegaskan Iran Tak Boleh Memiliki Nuklir untuk Alasan Apa pun, Pelucutan Total!
- 2 Kapal Wisata Terbalik di China, 3 Orang Tewas & 14 Hilang
- Berulah di Medsos, Donald Trump Pamer Fotonya Berpose ala Paus Vatikan