Soal Kasus Penganiayaan Perawat Puskesmas Kedaton, Polisi Bilang Begini

Soal Kasus Penganiayaan Perawat Puskesmas Kedaton, Polisi Bilang Begini
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Bandarlampung, Kompol Resky Maulana. foto: sumutpos.co

jpnn.com, BANDARLAMPUNG - Polisi masih mendalami kasus penganiayaan terhadap Rendy Kurniawan, 26, perawat Puskemas Kedaton, Lampung.

Kasus itu berujung saling lapor antara Rendy dengan Awang Helmi Chirstianto, 45, pihak yang berseteru dengannya. Hingga kini kasus itu masih dalam proses penyelidikan.

Diketahui, Rendy yang awalnya mengaku dikeroyok oleh Awang dan dua orang lainnya sudah melaporkan peristiwa itu lebih dulu ke Polsek Kedaton sebagai kasus penganiayaan dan pengeroyokan.

Berdasarkan laporan Rendy tersebut, tim penyidik Polsek Kedaton juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (tkp) dan meminta keterangan dari tiga orang saksi di lapangan.

Sementara Awang yang sebelumnya berstatus sebagai terlapor di Polsek Kedaton, memilih melaporkan balik Rendy ke Polresta Bandarlampung dengan tuduhan yang sama, yakni penganiayaan.

Terkait hal ini, Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Resky Maulana mengatakan, pihaknya telah membentuk tim join investigasi bersama Polsek Kedaton guna menangani kasus.

Nantinya, kasus ini akan digelarkan bersama guna mencari dan mengungkap akar permasalahan. “Saat ini kita masih menyelidiki fakta di lapangan dan nanti akan kita gelarkan bersama,” jelasnya, Selasa (6/7).

Lebih jauh Resky menjelaskan, laporan Rendy Kurniawan yang sebelumnya masuk ke Polsek Kedaton juga telah diproses. Sebanyak tiga orang karyawan Puskesmas Kedaton juga telah dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut oleh tim penyidik.

“Sementara untuk laporan yang masuk di kita (Polresta, red) itu baru dibuat semalam. Jadi sementara baru saksi pelapor yang kita mintai keterangan,“ tambahnya.

Polisi masih mendalami kasus penganiayaan terhadap Rendy Kurniawan, 26, perawat Puskemas Kedaton, Lampung.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News