Soal Surat Palsu MK, Anggota DPRD Wakatobi Tersangka
Senin, 12 September 2011 – 15:57 WIB

Soal Surat Palsu MK, Anggota DPRD Wakatobi Tersangka
KENDARI - Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) akhirnya menetapkan La Kei, anggota DPRD Wakatobi, sebagai tersangka atas pemalsuan berbagai dokumen yang mengantarkan dirinya sebagai anggota dewan pada pemilu 2009 lalu. Menyusul penetapan tersangka, sejumlah haknya di DPRD pun mulai dihentikan per 1 Oktober 2011. Penetapan La Kei sebagai tersangka masih berkaitan erat dengan rangkaian surat palsu di Mahkamah Konstitusi, yang melibatkan banyak calon anggota DPR dan DPRD di berbagai daerah bermasalah. Di tingkat pusat, masalah ini telah ditangani Mabes Polri, termasuk kasus pemalsuan di Wakatobi tersebut.
Ketua DPRD Wakatobi, Daryono Moane, membenarkan penetapan La Kei, anggota DPRD Wakatobi dari Partai Barnas sebagai tersangka. "Dalam surat itu sudah jelas La Kei adalah tersangka, dan yang bersangkutan akan memenuhi panggilan di Polda Sultra," kata Daryono kepada Kendari Pos (JPNN Grup), Sabtu (10/9).
Daryono menjelaskan, surat panggilan tersangka La Kei dari Polda Sultra dikirimkan melalui Ketua DPRD untuk selanjutnya disampaikan langsung kepada yang bersangkutan. Surat itu pun sudah diteruskan kepada yang bersangkutan. Sebelumnya, pihaknya juga sudah mendapat surat persetujuan pemeriksaan La Kei dari Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam.
Baca Juga:
KENDARI - Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) akhirnya menetapkan La Kei, anggota DPRD Wakatobi, sebagai tersangka atas pemalsuan
BERITA TERKAIT
- May Day Tanpa Demo, Pekerja Sambu Group Tanam 1.001 Mangrove di Inhil
- Operasi Pekat Progo 2025, Polres Bantul Sita Puluhan Botol Miras Oplosan
- Kasus Pengeroyokan Warga SAD di Jambi, Polisi Tetapkan 2 Tersangka
- Gubernur Ahmad Luthfi Bakal Kembangkan Wilayah Aglomerasi Banyumas
- Calon Haji Asal Cirebon Meninggal Dunia di Embarkasi Indramayu
- 7 Calon Pejabat Baru di Aceh Barat Dites Urine Mendadak, Hasilnya?