Tak Punya Biaya, Dilarang Ikut UAS

Tak Punya Biaya, Dilarang Ikut UAS
Tak Punya Biaya, Dilarang Ikut UAS
PONTIANAK– Tragis benar pendidikan di negeri ini. Seperti yang dialami 13 siswa SMA Muhammadiyah 2 Pontianak yang diusir oleh kepala sekolahnya saat akan mengisi lembar jawaban soal Ujian Akhir Sekolah (UAS) lantaran tidak sanggup melunasi biaya pendidikan.

“Sebenarnya kita mau ikut UAS bang, maunya kita diberikan keringanan. Kalau ada uang tidak mungkin kita tidak bayar,” kata seorang siswa yang ikut diusir kepala sekolah sambil meminta identitasnya dirahasiakan.

Yang lebih menyakitkan lagi, pada saat kepala sekolah melakukan pengusiran kepada siswa yang masih menunggak tersebut, dilakukan dengan kata-kata yang sangat menyakitkan bagi siswa. “Nyaman jak (enak saja, red) kalian masih nunggak mau ikut UAS. Kalau tidak lunas SPP, tidak boleh ikut UAS,” kata salah satu siswa meniru perkataan kepala sekolah.

 

:TERKAIT Sementara itu, Kepala SMA Muhammadiyah 2 Pontianak Aswandi M. Noor yang dikonfirmasi menjelaskan bahwa siswa telah diberi tenggat waktu untuk melunasi keuangan tersebut. Namun, sampai pada tenggat waktu belum juga melunasinya. Dengan dalih sudah ada pemberitahuan kepada siswa maupun orangtua/wali murid seperti sosialisasi dan surat edaran tentang kebijakan tersebut, maka siswa yang tidak membayar tidak boleh mengikuti UAS/UAN.

PONTIANAK– Tragis benar pendidikan di negeri ini. Seperti yang dialami 13 siswa SMA Muhammadiyah 2 Pontianak yang diusir oleh kepala sekolahnya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News