Target Produksi Minyak Tak Tercapai

Target Produksi Minyak Tak Tercapai
Target Produksi Minyak Tak Tercapai
JAKARTA - Sebanyak 31 kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) per 28 Februari 2011 ternyata belum dapat mencapai target produksi minyak yang ditetapkan. Diantaranya PT Pertamina EP, Kodeco Energy Co Ltd, Chevron Pacific Indonesia, ConocoPhillips Ind Ltd, CNOOC SES Ltd.

Kepala BP Migas R Priyono mengatakan produksi Kodeco Energy mencapai 16.431 barel per hari (bph) atau kurang 12.569 bph dari target 29 ribu bph. PT Pertamina kekurangan 10.715 bph dari target produksi 132 ribu bph dan Chevron Pacific Indonesia kekurangan 10.492 bph dari target 370 ribu bph.

Selain itu, ConocoPhillips Ind Ltd kekurangan 9.843 bph dari target 61 ribu bph dan CNOOC SES Ltd kekurangan 2.414 bph dari target 40 ribu bph. "Kendala-kendala pencapaian produksi minyak bumi tahun 2011, antara lain belum terealisasinya perpanjangan kontrak Lapangan Madura, sebagian besar lapangan yang berproduksi merupakan lapangan tua dengan laju penurunan sekitar 12 persen jika tidak dilakukan sesuatu dan 70 persen fasilitas produksi merupakan fasilitas yang sudah tua sehingga frekuensi unplanned shutdown lebih sering terjadi," kata Priyono seperti dikutip dari Situs Ditjen Migas, Kamis (17/3).

Selain itu, tidak banyak ditemukan lapangan baru dalam skala besar, tertundanya pemboran sumur karena masalah pembebasan lahan, cuaca buruk dan kehilangan peluang produksi karena unplanned shutdown 14.8 ribu bph. Namun demikian, pemerintah tetap berupaya untuk meningkatkan produksi dengan cara mendorong upaya optimasi produksi dan EOR pada lapangan eksisting serta pengembangan lapangan baru termasuk percepatan produksi sumur temuan eksplorasi (POP).

JAKARTA - Sebanyak 31 kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) per 28 Februari 2011 ternyata belum dapat mencapai target produksi minyak yang ditetapkan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News