Tenaga Infal Bisa Bertarif Rp 250 Ribu per Hari

Tenaga Infal Bisa Bertarif Rp 250 Ribu per Hari
Pemilik agensi penyalur tenaga kerja, Amalaiyatul Ulya (kiri) dan pegawainya sedang melayani pencari tenaga infal di libur Lebaran. Foto: AHMAD SYARIFUDIN/RADAR JOGJA

Sekalipun mendapat penghasilan tinggi, pekerjaan ini bukan tanpa risiko. “Sering, misalnya istrinya cerewet. Yang penting sabar,” jelasnya.

BACA JUGA: Konon Ada Gerakan Massa Manfaatkan Arus Balik ke Jakarta Untuk Aksi saat Sidang MK

Dia mendampingi lansia yang memerlukan alat bantu tertentu. “Misalnya penderita stroke, itu saya bantu memantau kondisinya,” kata Mujib.

Selama 1,5 tahun Mujib telah melakoni pekerjaan ini. “Sebelumnya bekerja di pabrik. Sempat di restoran juga. Tempat tinggal dan makan ditanggung sendiri. Kalau home care, biaya tempat tinggal dan makan sudah include,” tutur Mujib. (iwa/fj)


Salah seorang tenaga infal, Muhammad Mujib, bisa mengantongi Rp 250 ribu per hari selama masa lebaran.


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News