Tentara Myanmar Sengaja Tembaki Muslim Rohingya

Hasil Investigasi HRW soal Konflik Sektarian

Tentara Myanmar Sengaja Tembaki Muslim Rohingya
Tentara Myanmar Sengaja Tembaki Muslim Rohingya
Tim pencari fakta HRW melaporkan bahwa dua kubu yang terlibat bentrok sektarian sama-sama melakukan aksi brutal. Kabarnya, etnis Rohingya dan Rakhine tidak segan untuk saling memenggal kepala musuh mereka. Dua kubu juga melakukan penusukan, penembakan, dan pembakaran. Karena itu, selain korban jiwa, konflik sektarian tersebut meninggalkan jejak kerusakan yang parah.

’’Yang harus kita ingat, kekejian di Rakhine itu sudah berlangsung lama sejak sebelum pemerintah melancarkan reformasi,’’ terang Phil Robertson, wakil direktur HRW di Asia. Dia pun mengimbau dunia mereaksi tegas kekerasan sektarian di Myanmar tersebut. Dia juga mengingatkan masyarakat internasional agar tidak terlena dengan alur reformasi politik yang bergulir di Myanmar.

Berdasar wawancara tim pencari fakta HRW dengan belasan saksi mata, diketahui bahwa pasukan pemerintah secara sengaja membiarkan konflik sektarian di Rakhine.

’’Pemerintah bersumpah untuk mengakhiri konflik, tetapi faktanya membuka celah bagi kelompok-kelompok yang berkonflik untuk saling serang. Pemerintah Myanmar juga mengambil kebijakan yang diskriminatif,’’ lanjut HRW.

NAYPYIDAW – Pelanggaran kemanusiaan dan HAM terbukti terjadi saat konflik sektarian di barat Myanmar. Kemarin (1/8) organisasi HAM internasional

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News