Terduga Perakit Bom JW Marriot dan Ritz Carlton Diringkus, Terima Kasih Densus 88 Antiteror

Terduga Perakit Bom JW Marriot dan Ritz Carlton Diringkus, Terima Kasih Densus 88 Antiteror
Tim Densus 88 Antiteror. Foto: ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

Menurut Azis, Indonesia memiliki Pancasila sebagai dasar dan falsafah bangsa yang telah dipilih dan diformulasikan oleh pendiri republik ini. 

"Untuk itu, Pancasila telah menjadi hal final yang harus dipahami dengan baik dan benar dalam merekatkan bangsa," jelasnya.

Menurut Azis, ancaman terorisme menjadi hal yang rentan bagi Bangsa Indonesia.

Hal itu terlihat dari beberapa pengalaman yang telah terjadi di wilayah Indonesia dan membawa bencana bagi kemanusiaan serta kerugian lainnya.

"Saya pun mengingatkan tentang lone wolf, yang berarti seseorang akan mudah terpapar radikalisme yang berujung pada tindakan terorisme diakibatkan seringnya melihat atau menonton ajakan atau provokasi lewat media sosial atau internet," tutupnya. 

 

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan, Taufik Bulaga merupakan terduga perakit bom di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz-Carlton pada 17 Juli 2009.

"Jadi tanggal 23 dan 25 November 2020, memang Densus 88 Antiteror telah melakukan penindakan terhadap tersangka TB alias Upik Lawanga dan beberapa DPO kelompok JI (Jamaah Islamiyah)," kata Awi di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (26/11).

Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap terduga pelaku perakit bom di hotel JW Marriot dan Hotel Ritz Carlton.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News