Tiger Mandala Bidik Wisatawan dan TKI

Tiger Mandala Bidik Wisatawan dan TKI
Tiger Mandala Bidik Wisatawan dan TKI

jpnn.com - HONGKONG - Maskapai penerbangan Tiger Air Mandala (TAM) membuka rute baru Denpasar-Hongkong dan Surabaya-Hongkong langsung tanpa transit mulai 15 dan 16 Desember 2013. Presiden Direktur Tiger Air Mandala Paul Robeek mengatakan, salah satu target pasar yang dibidik adalah besarnya jumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) di Hongkong. Saat ini jumlah TKI di Hongkong mencapai 150 ribu orang.      

"Lalu lintas dari Indonesia ke Hongkong dan sebaliknya sangat padat. Jumlah TKI di Hongkong besar sekali, begitu pula perjalanan bisnisnya," ujarnya di sela penerbangan perdana Surabaya-Hongkong seperti dilaporkan wartawan Jawa Pos Chandra Kurnia. Menurut Robeek, Hongkong menjadi pasar penerbangan internasional terbesar keempat di Indonesia setelah Malaysia, Singapura, dan Australia.
       
Selain itu, pihaknya juga membidik kunjungan wisatawan yang terus meningkat tiap tahun. Merujuk data dari Hongkong Tourism Board (HKTB), jumlah wisatawan Indonesia yang mengunjungi bekas koloni Inggris itu pada 2012 mencapai 521.000 orang atau meningkat 15 persen dibandingkan 2011. Sedangkan Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat, wisatawan mancanegara yang datang di Bandara Juanda selama Januari-April 2013 mencapai 70.374 orang.
       
"Dengan dibukanya rute Surabaya-Hongkong, kami berharap dapat meningkatkan kunjungan wisatawan bagi kedua kota," imbuhnya. Rute baru tersebut, lanjut Robeek, juga bagian dari penguatan pondasi bisnis TAM di Indonesia, khususnya Surabaya. "Cara paling gampang (untuk menguatkan) adalah membuka rute baru," jelasnya. Pembukaan jalur baru tersebut menambah jumlah rute perjalanan internasional yang memang menjadi sasaran utama maskapai penerbangan murah (low cost carrier/LCC) itu.
       
Ada lima rute penerbangan dari Surabaya, empat di antaranya internasional. Yakni Singapura, Kuala Lumpur, Bangkok, dan Hongkong. Satu rute lainnya ke Jakarta. "Persaingan di penerbangan domestik Indonesia sudah sangat ketat. Apalagi nilai rupiah sedang turun. Jadi kami lebih menyasar perjalanan internasional yang lebih prospektif. Apalagi di range harga di kelas ini (LCC) kami yang termurah," tandasnya.
       
Saat ini TAM mengoperasikan 10 pesawat Airbus A320. Dengan dukungan armada yang memadai, TAM menjanjikan tingkat ketepatan waktu keberangkatan yang tinggi. "Tahun ini kita menjadi maskapai dengan ketepatan jadwal nomor tiga terbaik di Indobesia dan nomor satu untuk kelas LCC," lanjutnya. Meski mengusung penerbangan murah, TAM ingin memanjakan pelanggan dengan kenyamanan dan tetap mengutamakan keselamatan. (*/oki)


HONGKONG - Maskapai penerbangan Tiger Air Mandala (TAM) membuka rute baru Denpasar-Hongkong dan Surabaya-Hongkong langsung tanpa transit mulai 15


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News