Tito Akui Tinggalkan Banyak Sekali PR untuk Kapolri Baru

Tito Akui Tinggalkan Banyak Sekali PR untuk Kapolri Baru
Mendagri Tito Karnavian. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri atau Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi rencana pelantikan Komisaris Jenderal Idham Azis sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia atau Kapolri.

Tito mengaku kenal dekat dengan Idham. Sebagai mantan Kapolri, Tito pernah bekerja sama dengan Idham. Mantan Kepala BNPT itu pun menilai Idham sosok yang baik dan memiliki ketegasan.

"Saya cukup lama (kenal Idham), setahu saya (Idham) baik, baik begitu. Orang yang tegas," kata Tito ditemui di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (29/10).

Menurut Tito, banyak tugas menanti Idham jika nanti dilantik menjadi Kapolri. Namun, dia tidak memerinci tugas berat yang akan dijalankan Idham.

"Banyak, banyak sekali (pekerjaan rumah bagi Idham)," timpal dia.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo atau Jokowi menunjuk Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Kabareskrim Polri) Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Idham Aziz sebagai calon tunggal Kapolri.

Nama Idham diusulkan Presiden Jokowi ke DPR untuk dilakukan uji kepatutan dan kelayakan sebagai calon Kapolri. Penunjukan perwira tinggi (pati) Polri ini dilakukan setelah Jenderal (Purn) Tito Karnavian yang sejak 2016 menjadi Kapolri, dilantik Jokowi menjadi Menteri Dalam Negeri (mendagri) dalam Kabinet Indonesia Maju.

Jenderal bintang tiga kelahiran Kendari, Sulawesi Tenggara, 30 Januari 1963 ini berpengalaman di bidang reserse dan penumpasan terorisme. Sejumlah posisi strategis pernah diemban ayah empat anak ini. Antara lain, Kapolda Metro Jaya. (mg10/jpnn)

Menteri Dalam Negeri atau Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi rencana pelantikan Komisaris Jenderal Idham Azis sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia atau Kapolri.


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News