Usia 50 tahun, Jangan Sering Nonton TV

Usia 50 tahun, Jangan Sering Nonton TV
Menonton televisi. Foto: Pixabay

Siapa pun yang melaporkan berjalan kurang dari 2 mil per jam atau tidak bisa berjalan sama sekali, dianggap memiliki cacat mobilitas. Sekitar 30 persen sampel asli memenuhi kriteria ini.

Pertama, kabar baik. Para peneliti menemukan bahwa bagi orang-orang yang melakukan lebih dari tujuh jam aktivitas fisik (tingkat tertinggi yang tercatat dalam penelitian ini) dalam seminggu, duduk selama enam jam sehari bukanlah prediktor kecacatan berlebih satu dekade kemudian.

Bahkan, orang-orang yang duduk selama tujuh atau lebih setiap hari tapi melakukan aktivitas tujuh jam latihan selama seminggu masih memiliki peluang untuk menjadi penyandang cacat yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang duduk kurang tapi juga melakukan sedikit aktivitas.

Tapi bagi kebanyakan orang dalam penelitian ini, terlalu banyak duduk adalah pertanda hal buruk yang akan datang.

Dan menonton TV setidaknya lima jam sehari dikaitkan dengan ketidakmampuan yang lebih besar.

Hal ini berlaku bahkan setelah para peneliti mengendalikan faktor lain yang diketahui memengaruhi risiko kecacatan.

Menonton TV lebih dari tiga jam sehari ditambah dengan aktivitas fisik kurang dari tiga jam seminggu adalah kombinasi terburuk.

Ini bisa meningkatkan risiko penyandang cacat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan dengan mereka yang menonton TV paling sedikit tapi paling sering berolahraga.

Menonton TV terlalu lama sangat berbahaya bagi orang-orang yang tidak terlalu banyak melakukan aktivitas fisik sepanjang minggu.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News