Waduh, Polisi Tak Tahu Tampang Pembunuh Yuyun yang Masih Buron

Waduh, Polisi Tak Tahu Tampang Pembunuh Yuyun yang Masih Buron
Kapolres Rejang Lebong bersama jajarannya saat menggelar jumpa pers terkait penangkapan 12 tersangka pemerkosaan dan pembunuhan siswa SMP di PUT. Tampak 12 tersangka menggunakan sebo. Foto: Ary Apriko/Bengkulu Ekspress

jpnn.com - JAKARTA - Polisi tengah berupaya mencari satu buronan kasus pembunuhan disertai pemerkosaan terhadap YY (14). Namun upaya pencarian pelaku bernama FN itu terhadang berbagai kendala.

‎Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP Sudarno mengungkapkan, pihaknya kesulitan untuk mendeteksi keberadaan FN. Kesulitan itu semakin parah lantaran tidak adanya gambar atau foto FN untuk disebarkan kepada petugas dan masyarakat di sekitar.

"Fotonya dicari itu engga ketemu, org tuanya tidak menyimpan fotonya. Di ponselnya juga tidak ada saat dicari. ‎Yang jelas kemarin terakhir saya minta ke penyidik belum dapat," ujar dia saat dihubungi di Jakarta, Rabu (18/5).

Belum lagi, kata Sudarno, keterangan penduduk Desa Kasubun, Padang Ulak Tanding, Rejang Lembong, mengenai sosok FN tidak bisa dijadikan patokan. Sebab, setiap orang memberikan deskripsi yang berbeda-beda.

"Kan dulu (FN) dikira dewasa. Tapi nyatanya anak-anak informasinya beda juga kan. Namanya juga orang dusun ada yang sekolah ada yang engga. Makanya repot," pungkasnya.

Seperti diberitakan, ada 14 tersangka dalam kasus pemerkosaan disertai pembunuhan YY (14) siswi SMP IV Padang Ulak Tanding. Dari 14 tersangka, petugas mengamankan 12 orang yang di antaranya tujuh orang masih di bawah 18 tahun dan lima tersangka lainnya berusia lebih 18 tahun. Ke-12 orang itu kini sudah divonis pidana penjara oleh Pengadilan Negeri Curup.

Terbaru, Selasa (17/5) kemarin, salah satu tersangka yakni JR (13) menyerahkan diri. Dia kini mendekam di Polres Rejang Lembong. Rencananya, penyidik akan menyerahkan dia ke kejaksaan untuk disidangkan secepatnya. (Mg4/jpnn)



Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News