Yusril: Entah Apa Dosa Kami ke Komisioner KPU

Yusril: Entah Apa Dosa Kami ke Komisioner KPU
Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra usai sidang ajudikasi sengketa proses Pemilu 2019 di Bawaslu, Jakarta, Minggu (4/3/19). FOTO: FEDRIK TARIGAN/JAWA POS

Yusril juga menangkap kesan KPU keterlaluan, tidak adil dan tidak manusiawi. Karena tidak bersedia memverifikasi berkas bakal caleg di 24 dapil, hanya karena telat 20 menit dan hanya berdasarkan Peraturan KPU.

"Ingat, hanya norma undang-undang yang bisa menyatakan parpol bisa ikut pemilu atau tidak. Terkait pembatasan yang dilakukan KPU, itu sama sekali bukan domain Peraturan KPU yang hanya mengatur soal teknis belaka," tegasnya.

Yusril menambahkan dari berbagai informasi yang diperoleh, beberapa partai sama-sama menghadapi masalah ketika mendaftar di KPU.

Ada berkas yang belum ditandatangani oleh pimpinannya, ada data yang tidak lengkap, bahkan ada dua kepengurusan dari satu partai yang sama-sama mendaftar ke KPU. Tapi, tidak terdengar ada masalah yang terpublikasi ke publik.

“Nah, sementara ke PBB, sekecil apa pun masalah langsung ditolak dan langsung dipublikasi ke publik terutama oleh Komisioner KPU. Entah apa dosa kami kepada Komisioner KPU, kami tidak tahu," pungkas Yusril.(gir/jpnn)


PBB yang dipimpin Yusril Ihza Mahendra kembali bermasalah dengan KPU saat pendaftaran bacaleg.


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News