Rabu, 24 April 2019 – 19:00 WIB

Ada Guru PNS Mangkir Mengajar 2 Tahun, Gaji dan Tunjangan Tetap Dibayar

Jumat, 01 Februari 2019 – 17:34 WIB
Ada Guru PNS Mangkir Mengajar 2 Tahun, Gaji dan Tunjangan Tetap Dibayar - JPNN.COM

jpnn.com, SINTANG - Sejumlah guru PNS yang bertugas di pedalaman Kabupaten Sintang, Kalbar, diketahui tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Bahkan abdi negara yang digaji uang rakyat tersebut ada yang dua tahun mangkir mengajar.

Kenyataan tersebut diketahui langsung oleh Wakil Bupati Sintang Askiman saat melakukan kunjungan kerja di daerah pedalaman. Kemudian diperkuat laporan yang ia terima dari berbagai pihak.

“Yang saya lihat di lapangan masih ada guru lalai dalam melaksanan tugas dan tanggung jawab di daerah-daerah pedalaman,” ujar Askiman, seperti diberitakan Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group).

Kendati begitu, orang nomor dua di Pemkab Sintang ini masih belum mau menyebutkan nama guru dimaksud, sekolah dan daerahnya. Andaikan kelalaian itu disengaja oknum bersangkutan, maka tindakan tegas akan diberikan. “Kalau kelalaian itu benar-benar disengaja tanpa ada sebab yang menguatkan, tindakan hukuman disiplin akan kita lakukan,” tegas Askiman.

Tetapi kalau memang lalai karena ada hal-hal yang sangat prinsip, maka akan dicarikan solusinya. Agar ke depannya oknum guru bersangkutan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan benar.

“Kita tidak hanya melihat dari sisi kesalahannya sampai mereka tidak mengajar. Tapi semua faktor, termasuk lingkungan juga akan ditinjau,” jelas Askiman.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sintang, Yustinus mengatakan, guru PNS yang mangkir dari tanggung jawab hingga bertahun lamanya akan segera ditindaklanjuti pihaknya. Disdikbud akan panggil kepala sekolah dan guru bersangkutan. “Tentu akan ada sanksi, apakah pemberhentian atau yang lainnya, itu kita serahkan ke BKPSDM,” ujarnya.

Ditanya nama guru dan sekolah mana saja, Yustinus juga enggan membocorkannya. Namun yang pasti saat ini pihaknya sedang mengumpulkan data.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar