Arab Larang Manula Naik Haji

Arab Larang Manula Naik Haji
BATASI USIA. Flu Babi benar-benar merepotkan semua pihak. Termasuk para Jemaah Haji. Gara-gara merebaknya flu babi, Arab Saudi membatasi usia jemaah haji, tidak boleh lebih 65 tahun, dan kurang dari 12 tahun. Dengan demikian, Nenek-nenek seperti dalam gambar, yang belum sempat haji, sudah tertutup kemungkinan untuk menjalani ibadah rukun islam ke lima ini.
Masyhuri mengestimasi, jumlah jamaah haji Indonesia yang berusia 65 tahun ke atas cukup banyak. Dari kuota 210 ribu orang, diperkirakan 20 persennya adalah jamaah lanjut usia. Depag, kata dia, masih menunggu keterangan tertulis dari pemerintah Arab Saudi jika benar aturan itu diterapkan. ??Menteri Agama sudah mengagendakan rapat koordinasi terkait hal itu. Sekarang, kami masih melanjutkan persiapan kelengkapan jamaah haji seperti pengurusan paspor hijau,?? tegas dia.

   

Bagaimana jika surat larangan haji bagi usia lanjut keluar? Depag, kata dia, tentu akan menghormati ketentuan Pemerintah Arab Saudi. Sebab, dasar aturan itu sangat rasional yakni untuk melindungi kepentingan jamaah dan mengurangi risiko kematian saat beribadah di Tanah Suci. Jamaah haji kerap disebut sebagai ibadah fisik karena sebagian besar amalan yang dilaksanakan berkaitan dengan kegiatan fisik. "Kami harap jamaah tidak panik," katanya.

     

Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Ghafur Djawahir mengatakan, Perppu tentang penggunaan paspor hijau bagi jamaah haji sudah ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. ??Dengan demikian, penggunaan paspor hijau bagi jamaah haji seperti yang ditentukan Pemerintah Arab Saudi sudah memiliki payung hukum,?? kata dia.

     

Ghafur menjelaskan, Perppu tersebut perlu tindak lanjut lagi. Yaitu Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Andi Mattalata. "Saya kira SKB itu pun dalam waktu dekat ditandatangani," katanya.

     

JAKARTA - Departemen Agama (Depag) sebagai operator tunggal penyelenggara haji kembali menghadapi problem pelik. Ini setelah menteri kesehatan negara-negara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News