Briptu Hasbudi Sudah Lama Berbisnis Haram tetapi Tak Tersentuh, Siapa di Belakangnya?

Briptu Hasbudi Sudah Lama Berbisnis Haram tetapi Tak Tersentuh, Siapa di Belakangnya?
Briptu Hasbudi diringkus petugas ketika akan melarikan diri melalui penerbangan di Bandara Juwata, Tarakan. Foto: Ditreskrimsus Polda Kaltara.

jpnn.com, TARAKAN - Dirreskrimsus Polda Kalimantan Utara (Kaltara) AKBP Hendy Febrianto Kurniawan menyebut Briptu Hasbudi sudah bertahun-tahun menjalankan bisnis haram, namun baru sekarang bisa ditangkap.

Menurut Hendy, perbuatan melawan hukum Briptu Hasbudi baru terungkap setelah ada laporan dari warga.

Pihaknya menduga ada pihak yang selama ini melindungi Hasbudi sehingga tak tersentuh sama sekali. Hal ini dikuatkan dengan ada temuan aliran dana ke pejabat.

"Kemungkinan ada dugaan oknum terlibat, karena HSB ini tidak tersentuh kasus hukum," ujar Hendy saat dikonfirmasi JPNN.com, Sabtu (7/5).

Hendy mengatakan dugaan aliran dana ke sejumlah pejabat itu tercatat dalam tulisan kode-kode. 

"Aliran dana ke pejabat ditemukan itu berupa kode-kode yang perlu kami lakukan pendalaman lebih lanjut," kata mantan Kapolres Karawang itu.

Selain itu, pihaknya juga menemukan aliran dana ke sejumlah rekening yang diduga sebagai tempat penampungan uang hasil usaha ilegal Briptu Hasbudi.

Dari hasil penyelidikan, polisi menyita barang bukti berupa 12 buku tabungan, delapan kartu ATM, serta tiga rekening yang diduga digunakan untuk menampung dana hasil bisinis ilegal. 

Polda Kaltara menduga ada oknum pejabat yang melindungi Briptu Hasbudi. Sebab, polisi bintara itu sudah lama berbisnis haram dan baru sekarang tersentuh hukum.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News