Dugaan Korupsi Formula E: Kader Gerindra Sebut Anies Baswedan Wajib Diperiksa

Dugaan Korupsi Formula E: Kader Gerindra Sebut Anies Baswedan Wajib Diperiksa
Ilustrasi: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Wagub Ahmad Riza Patria minum kopi bersama usai bersepeda, Jakarta, Selasa (16/6). Foto : Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Politikus Gerindra Arief Poyuono meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait dugaan rasuah penyelenggaraan Formula E.

"KPK harus panggil Anies karena sebagai pengagas kegiatan," kata Arief saat dikonfirmasi, Minggu (7/11).

Arief menyatakan umumnya orang yang pertama kali menggagas suatu proyek pasti menjadi pihak utama yang bertanggung jawab.

"Biasanya orang yang pertama kali memperkenalkan atau yang membawa proyek Formula E ke pihak-pihak yang menjadi pelaku pembuat kerugian uang negara dan memperkaya pihak lain dengan uang negara," kata Arief.

Oleh karena itu, dia menduga bahwa Anies merupakan dalang dari proyek ajang balapan internasional yang diduga telah merugikan negara miliaran rupiah tersebut.

"KPK harus memanggil Anies," pungkas Arief.

KPK sedang menyelidiki kasus dugaan rasuah pelaksanaan Formula E.

Kasus itu sudah masuk ke tahap penyelidikan.

Kader Gerindra meminta KPK segera memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dia menduga Anies dalang di balik kerugian negara.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News