'Flying Pensil' Dibangkitkan Dari Kuburnya
Rabu, 12 Juni 2013 – 14:13 WIB

'Flying Pensil' Dibangkitkan Dari Kuburnya
Bangkai pesawat pertama kali terlihat ketika seorang nelayan menangkap ikan dengan jalanya dan menyentuh pesawat yang tenggelam hampir 10 tahun lalu. Setelah terkubur sekian lama, upaya pengangkatan dilakukan Museum RAF untuk menyelamatkan peninggalan semasa perang tersebut.
Baca Juga:
Namun, usaha itu terhalang angin kencang selama beberapa minggu terakhir, dan baru kemarin berhasil dilakukan karena kondisi cuaca yang membaik.
RAF sendiri bakal melakukan restorasi selama dua tahun yang berlangsung di situs Museum RAF di Cosford, Inggris Tengah, dan nantinya akan dipamerkan di Museum RAF Hendon, London Utara. "Pekerjaan telah berlangsung sepanjang malam untuk menyemprot pesawat agar mencegah aluminium dari korosi," lanjutnya.
Do-17 diperkenalkan sebagai bagian armada Luftwaffe pada 1937 sebagai bomber cepat dan beraksi selama perang dunia II. Tapi dari tahun 1940 dan seterusnya pesawat ini digantikan oleh pesawat yang lebih modern seperti Heinkel He-111 dan Junkers Ju-88 yang bisa membawa beban bom lebih besar dan memiliki jangkauan lebih panjang. (esy/jpnn)
LONDON--Royal Air Force Museum, London berhasil mengangkat pesawat pembom milik Jerman selama perang dunia II yang terkubur di kedalaman laut disekitar
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Presiden Prabowo Bakal Menganugerahkan Bintang Kehormatan Kepada Bill Gates
- Balas Dendam, Pakistan Tembak Jatuh 5 Jet Tempur India
- Keluarga Diktator Filipina Ferdinand Marcos Dilaporkan Terkait Transaksi Emas 350 Ton
- Donald Trump Sebut Industri Film di AS Sekarat
- Trump Tegaskan Iran Tak Boleh Memiliki Nuklir untuk Alasan Apa pun, Pelucutan Total!
- 2 Kapal Wisata Terbalik di China, 3 Orang Tewas & 14 Hilang