Gara-Gara Gebukin Maling Motor Hingga Tewas, Tujuh Warga Mendekam di Penjara

Gara-Gara Gebukin Maling Motor Hingga Tewas, Tujuh Warga Mendekam di Penjara
Ilustrasi borgol. Foto: AFP

jpnn.com, BELAWAN - Tujuh warga yang diduga ikut terlibat menganiaya seorang maling motor akhirnya ditangkap polisi.

Ketujuh orang tersebut diangkut polisi setelah keluarga yang dihakimi massa tersebut menuntut keadilan.

Adalah Fiter Panjaitan, 45, pria yang dihakimi massa di pinggiran rel Kereta Api, Gudang Kapur, Medan Belawan pada Rabu (5/6) pukul 03.30 WIB.

Pria asal Lorong Pardomuan, Maden Baru, Medan Belawan diamuk setelah sempat dikejar warga karena kepergok mencuri sepeda motor jenis matik dari salah satu warung kopi di Simpang Canang, Medan Belawan.

Pemilik sepeda motor bernama Fredi S Nainggolan. Kata korban, saat asik menikmati minuman di warung, dia dikejutkan dengan tindakan Fiter yang membawa kabur sepeda motornya.

Takut kehilangan jejak, dia seketika berteriak minta tolong. Selanjutnya, dibantu beberapa warga, dia melakukan pengejaran menuju arah Gudang Kapur.

Sekitar 500 meter dari lokasi, Fiter terjebak di areal perlintasan kereta api dan ditangkap warga. Kesal dengan maraknya pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), warga langsung menghakimi Fiter hingga meregang nyawa.

Mengetahui Fiter tewas, warga lantas menghubungi Polsek Belawan. Tak lama, petugas datang mengamankan lokasi serta mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara Medan.

Tujuh warga yang diduga ikut terlibat menganiaya seorang maling motor akhirnya ditangkap polisi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News