Garuda Tambah Frekuensi Asia Pasifik

Garuda Tambah Frekuensi Asia Pasifik
Garuda Tambah Frekuensi Asia Pasifik
JAKARTA - Kondisi perekonomian di Eropa yang tidak kunjung berubah membuat PT Garuda Indonesia Tbk ubah strategi. Maskapai penerbangan pelat merah itu memutuskan untuk mengurangi penerbangan ke Eropa dan memaksimalkan penerbangan ke Asia Pasifik.

"Resesi ekonomi di Eropa belum menunjukkan arah perbaikan yang lebih baik," kata VP Corporate Communications PT Garuda Indonesia Tbk, Pujobroto di Jakarta, Selasa (24/1).

Dia menjelaskan kondisi itu berdampak pada penurunan trafik (transportasi udara) dari atau ke Eropa. "Jadi, terhitung mulai 1 Maret ini kami akan mengurangi frekuensi terbang ke Eropa dari 7 kali menjadi hanya 4 kali seminggu," ujarnya.

Menurut Pujobroto, penerbangan ke Amsterdam selanjutnya dilayani Garuda pada setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu dari Jakarta. Sementara dari Amsterdam dilayani setiap hari Senin, Selasa, Kamis, dan  Sabtu, menggunakan pesawat A330-200 dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 222 (36 kelas bisnis dan 186 kelas ekonomi).

JAKARTA - Kondisi perekonomian di Eropa yang tidak kunjung berubah membuat PT Garuda Indonesia Tbk ubah strategi. Maskapai penerbangan pelat merah

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News