Gerindra: Kasus Orang Dekat Penguasa Hilang Bak Ditelan Bumi

Gerindra: Kasus Orang Dekat Penguasa Hilang Bak Ditelan Bumi
Waketum DPP Gerindra Ferry Juliantono menjadi pembicara pada diskusi di Jakarta, Sabtu (5/8). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono mencurigai adanya konspirasi untuk mejaga orang-orang yang dekat dengan kekuasaan dari jeratan hukum. Menurut dia, ada sejumlah kasus yang melibatkan orang dekat penguasa, tiba-tiba hilang ditelan bumi.

"Ini kan jadi pertanyaan besar di masyarakat. Apa lantaran mendukung penguasa kemudian kejahatannya lantas tidak diproses?" ujar Ferry, Rabu (28/11).

Dia menyebut beberapa kasus dugaan korupsi sebagai contoh. Di antaranya, Divestasi PT Newmont di Nusa Tenggara Barat, korupsi kardus durian, kasus suap usulan dana perimbangan daerah dalam RAPBN-P 2018, dan kasus suap PLTU Riau-1.

Hal itu harus menjadi sorotan KPK selaku lembaga antirasuah agar tidak dinilai tebang pilih dalam memberantas korupsi.

Menurut Ferry, KPK punya peran besar memastikan Indonesia dipimpin oleh orang-orang berintegritas tinggi dan bebas korupsi.

"Di sinilah kepentingan KPK. Lembaga ini dibuat untuk memberantas korupsi dan menjadikan Indonesia lebih baik. Bukan malah menutupi pihak-pihak yang selama ini diketahui terlibat dalam persoalan yang merugikan negara," ucap Ferry dalam keterangannya. (rus/rmol)


Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono mencurigai adanya konspirasi untuk mejaga orang-orang yang dekat dengan kekuasaan dari jeratan hukum


Redaktur & Reporter : Adil

Sumber RMOL.co

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News