Gunung Agung Siaga, Warga Lombok Barat Diminta Waspada

Gunung Agung Siaga, Warga Lombok Barat Diminta Waspada
Gunung Agung di Karangasem, Bali. Foto: Dok. Indopos/Jawapos Grup

jpnn.com, MATARAM - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH M. Zainul Majdi atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) ikut menyiapkan bantuan untuk pengungsi jika terjadi bencana erupsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali. 

“Pemprov NTB ikut peduli terhadap keadaan dan situasi. Kita siap memberikan bantuan segera secara darurat. Mulai dari sekarang sudah mensosialisasikan kesiapan menghadapi bencana di Bali,” ungkap TGB di Mataram.

Lombok sebagai provinsi yang berdekatan dengan Bali sudah melakukan antisipasi awal apabila terjadi bencana erupsi Gunung Agung.

Menurut TGB, Pemprov NTB sudah mulai menyiapkan tenda-tenda pengungsian, dapur umum dan peralatan memasak, masker, obat-obatan dan tim medis dari Dinas Kesehatan NTB untuk memberikan bantuan barang untuk korban yang membutuhkan.

TGB juga mengimbau kepada warga NTB khususnya wilayah bagian barat pulau Lombok agar meningkatkan kewaspadaannya. 

Bahkan Dinkes Pemprov NTB yang bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB juga telah menyediakan masker bagi warga Lombok yang diperkirakan bakal terdampak. 

“Kami sudah lakukan persiapan. Namun, saya mendoakan semoga kita terhindar dari bencana, namun bila terjadi, semoga bencana tidak berkepanjangan dan masyarakat terlindungi,” ujarnya. 

Sebagai informasi, menurut laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat aktivitas gempa vulkanik dan tektonik dari pukul 00.00 – 18.00 WITA terdata 472 kali dan gempa sering dirasakan warga di Denpasar yang berjarak 70 km. Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) mencatat jumlah pengungsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, bertambah menjadi 15.142 jiwa yang tersebar di 125 titik di tujuh kabupaten.

Gunung Agung memberikan gejala erupsi, Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH M. Zainul Majdi mengimbau kepada warganya agar meningkatkan kewaspadaan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News