Jumat, 24 Mei 2019 – 06:16 WIB

Hadiri Deklarasi, Bang Ara Bercerita tentang Kebaikan Jokowi

Kamis, 27 Desember 2018 – 05:27 WIB
Hadiri Deklarasi, Bang Ara Bercerita tentang Kebaikan Jokowi - JPNN.COM

jpnn.com, BOGOR - Politikus muda PDI Perjuangan Maruarar Sirait terus bergerak guna mengampanyekan Joko Widodo - KH Ma’ruf Amin yang berduet untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Ara -panggilan kondangnya- yang kini dipercaya sebagai influencer Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - KH Ma’ruf (TKN Jokowi - Ma’ruf) mengajak para pendukung duet bernomor urut 01 itu untuk berkampanye dengan penuh kualitas.

Menurut Ara, para pendukung Jokowi - Ma’ruf harus berkampanye secara santun tanpa menyebar hoaks dan fitnah. "Kampanye pendukung Jokowi-KH Maruf harus berkualitas," kata Ara di depan ratusan warga Kecamatan Bogor Utara di Kota Bogor Rabu (26/12).

Ada ratusan warga dari berbagai kelurahan di Bogor Utara yang hadir dalam acara itu. Antara lain Kelurahan Kedung Halang, Bantar Jati, Cimapar, Ciluar, Ciparigi, Cibuluh, Tanah Baru dan Tegal Gundil.

Mereka berkumpul di sebuah pendopo di Jalan Pemuda, Kota Bogor untuk mendeklarasikan dukungan bagi Jokowi - Ma’ruf. Sedangkan Ara dipercaya untuk menerima surat deklarasi untuk diserahkan kepada Jokowi - Ma’ruf.

Deklarasi itu juga dihadiri pengusaha Kota Bogor Teddy Sastra. Selain itu, Wakil Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi - Ma’ruf Kota Bogor Dadang Danubrata dan Ketua DPC Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sis Yeti juga hadir menyaksikan pembacaan deklarasi itu.

Ara menjelaskan, Jokowi selama empat tahun memimpin Indonesia telah membuktikan diri sebagai sosok pemimpin yang Pancasilais. Buktinya, kata anggota Komisi XI DPR itu, Jokowi terus berupaya mewujudkan keadilan sosial.

Menurut Ara, Presiden Ketujuh RI itu juga membangun Indonesia tanpa diskriminasi. Sebab, pola pembangunan di era Jokowi tidak Jawa-sentris lagi, melainkan Indonesia-sentris.

Ketua umum Taruna Merah Putih (TMP) itu menegaskan, pertimbangan Jokowi dalam membangun adalah kepentingan negara dan rakyat. Karena itu Jokowi tak memikirkan kepentingan politis yang hanya menguntungkannya ketika mengambil kebijakan.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar