Jalan Kaki Kurangi Risiko Serangan Jantung dan Diabetes

Cukup 20 Menit per Hari

Jalan Kaki Kurangi Risiko Serangan Jantung dan Diabetes
Jalan Kaki Kurangi Risiko Serangan Jantung dan Diabetes

jpnn.com - KEHIDUPAN perkotaan saat ini sering kali membuat masyarakat tidak memiliki waktu yang cukup untuk berolahraga. Jika anda salah satunya, sempatkanlah untuk berjalan kaki rutin 20 menit per hari guna mengurangi risiko penyakit seperti diabetes dan penyakit jantung.

Berjalan kaki selama 20 menit per hari juga telah menyelamatkan nyawa 37.000 orang setiap tahunnya dari penyakit kanker, serangan jantung, dan stroke. Berjalan kaki merupakan bentuk olahraga yang paling sederhana, sebab anda bisa melakukannya dalam perjalanan ke pasar, sekolah, atau kantor.

Di Inggris misalnya, lembaga kesehatan Walking Works melaporkan bahwa masyarakat di negeri Ratu Elizabeth itu belum memenuhi kebutuhan mereka akan aktivitas rutin, termasuk anjuran berjalan selama 20 menit per hari. Berdasarkan laporan itu, jika saja masyarakat Inggris bisa melakukan rutinitas jalan kaki sebaik mungkin, maka sekitar 294.730 kasus diabetes dan 12.061 kasus serangan jantung akan dapat dicegah.

Para peneliti berpendapat, menjadi seseorang yang tidak aktif dapat mengurangi usia Anda sekitar 3-5 tahun dan meningkatkan risiko terkena kanker, serangan jantung, dan stroke hingga 25-50 persen.

Dr William Bird, pimpinan Walking for Health and Intelligent Health -sebuah organisasi yang mempromosikan tentang pentingnya beraktivitas- mengungkapkan bahwa kurangnya aktivitas fisik bahkan telah memberi pengaruh buruk pada kesehatan dibandingkan obesitas. Untuk pasien kanker, aktivitas fisik sederhana seperti rutin berjalan kaki juga turut membantu proses pengobatan yang sedang dijalani.

"Bahkan bagi pasien kanker yang sudah sembuh pun risiko kanker tumbuh kembali akan berkurang jika si pasien tersebut aktif melakukan latihan fisik, tak sekadar hanya diam saja. Di sinilah peran aktif dari tenaga medis untuk memberikan edukasi sangat diperlukan. Jadikan berjalan kaki sebagai gaya hidup agar lebih sehat," kata peneliti dari Macmillan Cancer Suppor, Ciaran Devane, seperti dilansir laman Daily Mail, Sabtu (4/1).

Dr Bird menambahkan, aktivitas fisik termasuk rutin berjalan akan membantu kerja sel membunuh benda-benda asing, mengurangi peradangan dan mencegah kerusakan sel.(fny/jpnn)


KEHIDUPAN perkotaan saat ini sering kali membuat masyarakat tidak memiliki waktu yang cukup untuk berolahraga. Jika anda salah satunya, sempatkanlah


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News