Jokowi Tantang Menteri dari PKB Berantas Mafia

jpnn.com - SURABAYA - Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi) menyatakan tugas menteri di kabinetnya nanti cukup berat. Itu karena dirinya memberi syarat bahwa Menteri harus bisa membasmi mafia di sejumlah bidang.
Mafia apa saja yang dimaksud Jokowi? Salah satunya adalah mafia migas. Kata dia, penyebab utama kerugian migas yang diderita Indonesia adalah ulah mafia Migas.
"Mereka menjual minyak ke luar negeri. Setelah diolah terus dijual lagi ke Indonesia," ujar Jokowi saat menjadi pemateri di Muktamar PKB di The Empire Palace Hotel Surabaya, Minggu (31/8).
Mafia lain yang disebut Jokowi ada di bidang pertanian. "Mereka mendatangkan bibit dari luar negeri yang harganya mahal, tentunya ini memberatkan petani," ujarnya.
Jokowi juga menyinggung mafia perizinan. Pria yang populis dengan blusukannya itu mendapat banyak laporan dari daerah tentang sulitnya mendapatkan izin.
"Saya keliling daerah tanya mengurus izin membangun pembangkit listrik berapa hari? Mereka bilang saya salah. Hitungannya bukan berapa hari tapi tahunan. Ada daerah yang sudah ngurus 2 hingga empat tahun. Terakhir di Sumatera Selatan laporannya 6 tahun ngurus izin gak kelar-kelar. Kalau izin saja susah, gimana membangun pembangkitnya," terangnya.
Oleh karena itu, kata Jokowi, siapapun menteri di kabinetnya nanti harus berani memberantas mafia. Jika gagal, Jokowi tak segan memecatnya.
"Tugas menteri yang baru nanti ya harus berani ngatasin mafia. Kalau nanti PKB yang jadi menteri ya harus berani melakukan itu. Nda pintar ya gak apa-apa. Tapi pintar dan berani ya lebih baik," tegasnya. (abu/jpnn)
SURABAYA - Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi) menyatakan tugas menteri di kabinetnya nanti cukup berat. Itu karena dirinya memberi syarat bahwa
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Oknum TNI AL Mengumbar Kata-kata Romantis, Juwita Menyandarkan Kepala di Bahunya
- Pejabat BKD Sudah Mengucapkan Selamat kepada Peserta Tes PPPK Tahap 2
- Pak Ali Datang ke Lokasi Tes PPPK Tahap 2, Silakan Disimak Kalimatnya
- 6 Fakta Terbaru Pembunuhan Jurnalis Juwita, Asmara Rumit Oknum TNI AL Itu
- Puluhan Pelajar Nakal di Purwakarta Dikirim ke Rindam III/Siliwangi Bandung
- Kasus Pelecehan Seksual oleh Dokter AY Naik Penyidikan