Jutaan Syiah Peringati Ashura

Jutaan Syiah Peringati Ashura
ASHURA - Warga kaum Syiah yang terlibat dalam prosesi keagamaan demi memperingati Hari Ashura di Bagdad, Minggu (27/12). Foto: Reuters/Thaier al-Sudani.
Bagi kaum Syiah, kematian Hussein memang sekaligus dipandang sebagai simbol perlawanan terhadap tirani. Peristiwa itu juga merupakan semacam pengingat bagi mereka terhadap pertentangan dengan kaum Suni yang tidak mengakui Hussein, pasca era kepemimpinan Rasululah SAW.

Jemaah kaum Syiah yang memenuhi Karbala dan rata-rata berpakaian warna hitam itu, bergerak di jalanan menuju tempat suci Imam Hussein dam Imam Abbas yang berkubah emas. Sebagian besar di antaranya berjalan dengan melakukan gerakan tertentu, sambil memukuli dada, punggung, serta kepala mereka hingga berdarah-darah, sekaligus mengucapkan puji-pujian dan doa atas kematian Hussein di medang perang Karbala.

Sementara itu di tempat lain, tepatnya di negara tetangga yakni Iran, diberitakan sekitar puluhan ribu warga (Syiah) juga turun ke jalan khususnya di ibukota Teheran. Namun momen peringatan Hari Ashura di negeri itu, kali ini lebih diarahkan dalam bentuk aksi protes besar-besaran kepada pemerintah, oleh kelompok yang memang anti-pemerintahan saat ini tersebut.

Sebagaimana diberitakan Washington Post, salah satu situs kelompok pemrotes pemerintah, Rah-e Sabz misalnya, sejak jauh hari memang telah menyerukan aksi protes besar-besaran di ibukota. Akibatnya, Sabtu (26/12) kemarin saja, beberapa bentrok fisik sudah sempat terjadi antara kelompok pendemo dengan pasukan anti huru-hara Iran. Semnetara pada hari ini, Minggu (27/12), bentrok kembali terjadi terutama di beberapa jalan utama yang sengaja diblokir oleh aparat keamanan, yang juga melibatkan tembakan gas air mata. Sejumlah pendemo yang mendukung pemimpin oposisi Mir Hossein Mousavi itu, antara lain terdengar meneriakkan kata-kata "Matilah Diktator!" serta "Hidup Mousavi!". (ito/jpnn)

KARBALA - Di berbagai pelosok kota di Irak, sebanyak jutaan warga kaum Syiah berkumpul di pusat-pusat keramaian dan tempat ibadah, Minggu (27/12)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News