Kejurnas dan Festival IV Pagar Nusa Resmi Ditutup, Inilah Pemenangnya

Kejurnas dan Festival IV Pagar Nusa Resmi Ditutup, Inilah Pemenangnya
Ketua Umum Pimpinan Pagar Nusa Nahdlatul Ulama (NU) Muchamad Nabil Haroen atau yang biasa dipanggil Gus Nabil menyerahkan penghargaan kepada para pemenang dalam Kejurnas Pagar Nusa di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Minggu (27/3) malam. Foto: Dok Pagar Nusa

Dalam Kejurnas sesi tanding ini, Kontingen Jawa Timur berhasil meraih juara umum pertama setelah memenangkan 38 emas, 5 perak, dan 8 perunggu.

Juara umum kedua diraih oleh Kontingen Jawa Tengah setelah membawa 15 emas, 16 perak, dan 14 perunggu. Sedangkan juara umum ketiga ditempati oleh Kontingen DKI Jakarta dengan raihan 7 emas, enam perak, dan 3 perunggu.

Dalam acara penutupan ini, ratusan atlet Pagar Nusa juga mendengarkan tausiah dari Katib Aam PBNU KH Ahmad Said Asrori.

Dia menjelaskan pencak silat sebenarnya telah ditanamkan oleh Rasulullah SAW kepada para sahabat, tabiin, ulama, dan sampai kepada Jamiyah NU.

Kemudian, NU melahirkan anak yang bernama Pagar Nusa.

“Maka, Pagar Nusa adalah anak kandung Jamiyah Nahdlatul Ulama dalam bidang pencak silat. Ini yang harus kita pegang bersama-sama,” ujar Kiai Said Asrori.

Menurut dia, dalam Kejurnas dan Festival IV Pagar Nusa ini para atlet telah menunjukkan gerakan-gerakan lahiriyah, seperti gerakan halus dan gerakan yang khas. Menurut dia, gerakan-gerakan seperti itu juga harus berpengaruh terhadap gerakan hati.

“Namun, tentu semuanya di dalam rangka memperjuangkan ahlussunnah wal jamaah, dalam rangka memperjuangkan Islam rahmatan lil alamin, dalam rangka menjaga keberlangsungan NU. Ini yang harus kita pegang untuk ktia semua,” kata Kiai Said Asrori.(fri/jpnn)

Ketum Pagar Nusa Gus Nabil mengatakan Kejurnas Pagar Nusa tingkat nasional ini digelar dalam dua sesi, yaitu sesi virtual dam sesi tanding.


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News