Kesal tak Diberi Duit Rp 50 Ribu, Istri Dicekik hingga Tewas

Kesal tak Diberi Duit Rp 50 Ribu, Istri Dicekik hingga Tewas
Kesal tak Diberi Duit Rp 50 Ribu, Istri Dicekik hingga Tewas. Foto: ilustrasi

“Saya biasanya ngobor kodok, kalo istri saya mah nandur (buruh tani),” kata Cara.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Bekasi, Kompol Wirdhanto Hadicaksono, menjelaskan, dari pemeriksaan yang dilakukan kepada pelaku, diketahui bahwa mayat korban diangkut menggunakan sepeda motor Suzuki Smash warna biru tanpa pelat nomor.

Untuk mengangkut mayat istrinya, Cara mengendarai sepeda motor sambil memegangi karung berisi mayat menggunakan tangan kiri.

“Sore harinya sekitar pukul 18.00 dibawa, dari pengakuannya korban dibuang dengan cara dilempar ke saluran air,” ungkapnya.

Sebelum membungkus mayat korban, Cara juga sempat berusaha menghilangkan jejak dengan cara melucuti pakaian yang dikenakan korban. Dia menambahkan, awal mula pengungkapan kasus tersebut setelah datangnya keluarga korban yang mencari anggota keluarganya yang hilang.

Selanjutnya, dari informasi warga sekitar dan hasil otopsi mayat korban tanda kekerasan yang ada pada tubuh korban mengarah kepada seorang tersangka yakni suami korban sendiri.

“Dari informasi para saksi memang kerap terjadi kekerasan dan penganiayaan dalam keluarga itu,” tukasnya.

Dalam penangkapan pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Suzuki Smash yang digunakan untuk mengangkut mayat korban, karung berukuran 50 kilogram warna putih bertuliskan ‘beras bulog’, sebuah karung polos warna putih, kaos warna putih bermotif bunga, BH berwarna hitam, celana dalam bermotif bunga, celana pendek warna merah, uang Rp5 ribu, sebuah gelang kayu, sepasang sandal jepit dan tali rapiah yang digunakan untuk mengikat karung.

ENTAH apa yang ada di benak Cara (50). Hanya persoalan sepele, pria itu tega menghabisi nyawa istrinya secara sadis. Setelah dibunuh, mayat perempuan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News