'Kurikulum Holocaust' Bikin Hamas Gerah

'Kurikulum Holocaust' Bikin Hamas Gerah
Foto : AP
Terang saja, pernyataan Hamas itu membuat berang Israel. Pejabat senior Israel mengatakan, pernyataan pemimpin Hamas itu selayaknya membuat barat berpikir lagi untuk mengakhiri boikot terhadap Hamas di tempat yang dikuasai secara paksa sejak 2007.

Juru bicara pemerintah Israel, Mark Regev mengatakan, negara-negara lain mestinya merenungkan lagi rencana menarik boikot atas Hamas. "Mereka mesti secara serius menyadari tentang pernyataan Hamas yang tidak senonoh," tandasnya.

Banyak warga Palestina memang enggan mengakui penderitaan kaum Yahudi. Sikap terhadap Holocaust berkisar pada penyangkalan secara langsung. Namun Hamas telah membuat tawaran ke Barat untuk mengakhiri blokade atas Gaza. Namun pernyataan pejabat senior Hamas itu jelas bakal merongrong upaya untuk merepresntasikan diri sebagai kelompok yang bisa diajak bekerjasama.(ara/JPNN)

JALUR GAZA - Pertentangan antara Hamas dengan Israel ternyata tak sebatas di medan perang. Sampai soal kurikulum sekolah pun, keduanya juga berebut


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News