Landak...Land of Dayak

Landak...Land of Dayak
Adrianus Asia Sidot. Foto: Dok.JPNN.com.

Acara di Mempawah. Dekat sekali dengan Landak. Jadi kita ikut.

Menarik sekali. Untuk mencapai lokasi-lokasinya bagaimana aksesnya?

Destinasi-destinasi yang tadi saya ceritakan berada satu jalur di lintasan jalan raya nasional. Dari bandara Pontianak, bisa naik Damri atau taksi. 

Gambarannya begini…dari Pontianak, rutenya melewati Makam Juang Mandor. Terus lagi, sampai di Rumah Panjang Dayak. Ke sananya lagi, Istana Kesultanan Ismahayana. Jadi, memang satujalur. Naik taksi lebih kurang Rp120 ribu. Kalau Damri dari bandara, sekitar 80 ribu.

Bagaimana dengan wisata alam? Kabarnya di Landak banyak air terjun…

Air terjun di Landak sangat banyak. Kami menyebutnya riam. Tak kurang dari 20 banyaknya. Ada empat yang sudah diberdayakan pemerintah jadi ecotourism.

Di antaranya air terjun Banangar di Kecamatan Air Besar. Air terjun ini unik. Dia bukan rembesan air. Melainkan aliran sungai selebar 40 meter yang tiba-tiba patah. Patahan selebar sungai itu jatuhnya 30-an meter. 

Karena derasnya, sudah ada studi kelayakan untuk pembangkit listrik.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News