Main Sama Dukun, Warga Surabaya Kehilangan Rp 26,5 Juta

Main Sama Dukun, Warga Surabaya Kehilangan Rp 26,5 Juta
Sejumlah barang bukti yang diamankan polisi dari tangan pelaku penipuan yang bermodus menggandakan uang di Jember, Jumat (8/7/2022). ANTARA/HO-Polres Jember

jpnn.com, JEMBER - Nanang Santoso (43), warga Kota Surabaya, Jawa Timur tertipu dengan seorang dukun.

Sang dukun berinisial SDQ (57), warga Desa Sidomekar, Kabupaten Jember.

Awalnya korban mendapat informasi dari seseorang yang berasal dari Jember bahwa SDQ sebagai dukun bisa mendatangkan uang gaib.

Ketika uang tersebut dibelanjakan ke toko maka selang 15 menit kemudian uang tersebut bisa kembali ke pemiliknya.

"Percaya dengan hal itu, korban datang ke rumah pelaku dan awalnya korban cuma disuruh menyiapkan uang pecahan Rp 100 ribu sebanyak tiga lembar, kemudian oleh pelaku uang tersebut dimasukkan ke dalam kaleng biskuit," ujar Kapolsek Semboro AKP Sholihin Agus Wijaya, Jumat.

Kemudian kaleng biskuit yang berisi uang tiga lembar Rp 100 ribu tersebut disuruh dibawa pulang dan jika persyaratan sudah terpenuhi, maka uang bisa digunakan untuk belanja dan dijamin akan kembali lagi uangnya.

"Korban disuruh mengirim uang dengan transfer dengan dalih untuk melengkapi persyaratan sesajen secara bertahap sebanyak lima kali dengan total senilai Rp 26.500.000," katanya.

Uang tersebut digunakan untuk membeli sesajen dan tumbal gagak, kemudian korban datang lagi ke rumah pelaku dan diberi sesajen.

Sang dukun mengaku bisa menggandakan uang. Eh, warga Surabaya ini malah kehilangan Rp 26,5 juta.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News