Markas 'Nabi Khaidir' Disegel Warga

Ajaran Sesat Puang Malea di Sulawesi

Markas 'Nabi Khaidir' Disegel Warga
Markas 'Nabi Khaidir' Disegel Warga
"Saya mungkin seperti yang orang bilang kesurupan kalau didatangi (ilham) yang mengajar saya tentang banyak hal soal kehidupan supaya tidak tersesat," katanya di sela-sela pemeriksaan di Reskrim Polres Polman.

   

Pemuda 28 tahun alumni Fakultas Tarbiyah Universitas Negeri  (UIN) Makassar 2008 itu membantah ajaran yang disebarkan mempunyai kitab selain Alquran. Juga dalam salat menghadap ke selatan. "Kami tidak pernah mengajarkan seperti itu," tandasnya.

     

Namun, di markas Puang Malea, ditemukan beberapa bukti yang mendukung dugaan penyimpangan. Informasi menyebutkan ajaran Syamsuddin bersama Rizal yang disebut sebagai pembawa ajaran mempunyai lapal syahadat yang berbeda dengan syahadat umat Islam.

Selain itu, tidak menganjurkan salat lima waktu dengan kitab sebagai sumber ajaran bukan hanya Alquran. Menurut Syamsuddin, kitabnya merupakan  rangkuman dari kitab suci zabur, taurat, injil, suhuf dan Alquran.(ded/fuz/jpnn)

POLEWALI- Warga kampung Mirring, Desa Mirring, kecamatan Binuang, Polewali Mandar akhirnya melakukan penyegelan terhadap maskas yang digunakan para


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News