JPNN.com

Nama Menag Dicatut, Diduga Tipu Calhaj

Rabu, 11 April 2012 – 06:55 WIB Nama Menag Dicatut, Diduga Tipu Calhaj - JPNN.com
JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) langsung mengeluarkan peringatan tegas terkait penggunaan inisial SDA sebagai perusahaan penyedia layanan haji khusus. Inisial itu identik dengan nama yang akrab digunakan oleh Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA).

Menariknya lagi inisial nama SDA itu dikaitkan dengan jasa pelayanan haji khusus yang menjadi bagian dari pelayanan haji di Kemenag. Sehingga dipastikan sangat menggangu pribadi pejabat bersangkutan. Bahkan dikhawatirkan telah mempengaruhi para calon jamaah haji (calhaj).

Perusahaan yang bernama PT SDA itu berdomisili di Jakarta dengan nomor telepon (021) 3737***. Namun ternyata PT itu tidak terdaftar sebagai perusahaan penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK).

Kepala Bidang Humas Kemenag Zainuddin Daulay meminta semua calhaj tidak terpengaruh dan terperdaya dengan perusahaan layanan haji bernama PT SDA. Perusahaan tersebut tidaklah terdaftar di Kemenag  sebagai perusahaan layanan haji khusus.

Itu berarti, lanjut dia, perusahaan bersangkutan tak dapat dipertanggungjawabkan. Apalagi sampai menggunakan inisial yang sama dengan nama Menteri Agama. Tindakan tersebut dapat menjadi modus penipuan dari pelaku. ”Kami sudah cek ke Dirjen Penyelenggara Haji dan Umroh, nggak ada nama PT SDA. Jadi masyarakat jangan sampai terpengaruh,” terangnya di Jakarta, Selasa (10/4).

Tak itu saja, Zainuddin pun menuturkan, dari laporan yang ada ternyata pelaku telah memanfaatkan nama Dirjen Haji Slamet Riyanto dalam aksinya. Dengan tindakan itu sudah sangat kentara perusahaan tersebut berniat melakukan penipuan terhadap calhaj.

Dengan adanya pemberitaan ini, dia meminta masyarakat dapat lebih waspada. Terutama bagi calhaj agar lebih berhati-hati mencari perusahaan yang dipercaya memberangkatan haji. Karena tak sedikit perusahaan layanan haji yang tidak bertanggung jawab.

”Kami mencatat ada sekitar 244 perusahaan haji yang tercatat sebagai pelayanan haji khusus. Yang terdaftar itu bisa sangat dipastikan keamanannya. Jadi lebih baik menghubungi Kemenag untuk mengetahuinya,” terann dia. Sayangnya nomor kantor PT SDA yang disebut mencatut nama Menteri Agama itu tak bisa dihubungi. Nomor kontaknya yang diketahui itu juga tidak aktif. (rko)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...