Pecahan Roket RRT Jatuh di Kampungnya Buya Hamka dan Bekas Ibu Kota RI

Pecahan Roket RRT Jatuh di Kampungnya Buya Hamka dan Bekas Ibu Kota RI
Aparat kepolisian dan warga memperlihatkan lempengan bekas pecahan roket Longmarch/Chang-Zheng 3 yang jatuh di Nagari Kototinggi, Gunuang Omeh, Limapuluh Kota, Sumbar, kemarin (19/7). Foto: Fajar/Padang Ekspres/JPNN.com

Singkat cerita, lempengan baja mirip sirip ikan hiu yang ditemukan di sawah milik Safri, akhirnya disimpan di rumah Upik yang merupakan keponakan Safri.

Sebab banyak warga sudah penasaran, benda tersebut akhirnya diamankan di Mapolsek Suliki.

“Barusan, Kapolsek Suliki Iptu Feri Arjoni bersama angotanya menjemput lempengan baja tersebut ke Kototinggi. Kini, sudah diamankan di Mapolsek Suliki. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), melalui Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer (BPAA) yang berkantor di Palupuah, Agam,” kata Kapolres Limapuluh Kota AKBP Haris Hadis kepada Padang Ekspres, Rabu sore.

Iptu Feri Arjoni yang dihubungi Padang Ekspres (Jawa Pos Group) secara terpisah, memperkirakan lempengan baja yang ditemukan di Kototinggi itu memiliki berat 30 kilogram.

“Kini sudah di kantor kami. Sesuai atensi Pak Kapolres, kami menunggu petugas Lapan menjemputnya karena lempengan baja ini diduga merupakan benda antariksa yang jatuh ke bumi,” kata Iptu Feri Arjoni.

Kepala BPAA Lapan Agam Syafrijon yang dihubungi Padang Ekspres secara terpisah, mengaku sudah berkoordinasi dengan Kapolres Limapuluh Kota AKBP Haris Hadis, terkait lempengan baja yang jatuh dari atas langit di Nagari Kototinggi. “

Besok siang (hari ini, red), kami akan jemput lempengan baja tersebut ke Mapolsek Suliki. Tadi, kami sarankan petugas yang menjemput ke lokasi agar memakai sarung tangan,” ujarnya.

Syafrijon memperkirakan, lempengan baja yang jatuh dari atas langit di Kototinggi, Limapuluh Kota, masih satu komponen dengan benda yang ditemukan sehari sebelumnya di tepian Danau Maninjau, Agam.

Lagi, pecahan roket Longmarch/Chang-Zheng 3 milik Republik Rakyat Tiongkok, jatuh di wilayah Sumatera Barat.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News