Pelaku Kekerasan Bukan Pengikut Nabi Muhammad

Pelaku Kekerasan Bukan Pengikut Nabi Muhammad
Sejumlah warga melindungi korban dari pihak Jemaat Ahmadiyah yang tak sadarkan diri akibat insiden bentrokan di Kampung Peundeuy, Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (6/2). Foto : JPPhoto
JAKARTA - Wakil Rais Aam NU KH Mustofa Bisri minta pemerintah menindak tegas pelaku penyerangan warga Ahmadiyah Cikeusik, Pandeglang, Banten. Jika tidak ada tindakan tegas atas perilaku main hakim sendiri tersebut, kata kiai yang biasa dipanggil Gus Mus itu, maka itu akan sangat berbahaya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Saya tidak ingin mempermasalahkan soal kepercayaan. Tapi ini soal kekerasan terhadap sesama manusia dengan cara main hakim sendiri yang tidak bisa dibenarkan,” ujar Gus Mus, di Jakarta, Senin (7/2).

Jika negara membiarkan orang main vonis dan main hakim sendiri, kata Gus Mus, maka itu tak ubahnya negara rimba. "Saya menyerukan agar semua warga Indonesia berani melawan praktek kekerasan yang dilakukan oleh siapa dan pihak manapun. Khusus terhadap ummat Islam, saya ingatkan pelaku tindak kekerasan bukanlah pengikut Muhammad SAW,” tegasnya.

Hal yang sama juga diungkap Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj. "PBNU mengutuk keras aksi penyerangan terhadap anggota Ahmadiyah di Cikeusik, hingga menewaskan sedikitnya tiga jamaahnya," kata Said Aqil Sirdj.

JAKARTA - Wakil Rais Aam NU KH Mustofa Bisri minta pemerintah menindak tegas pelaku penyerangan warga Ahmadiyah Cikeusik, Pandeglang, Banten. Jika

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News